Penyaluran Raskin Di Kalbar Terkendala Air Surut

oleh

Penyaluran beras miskin (Raskin) ke Provinsi Kalimantan Barat saat ini terkendala air Sungai Kapuas yang sedang surut, kata Kepala Badan Urusan Logistik Divisi Regional Kalbar Haryo Bawono. <p style="text-align: justify;">"Turunnya debit air di Sungai Kapuas menghambat penyaluran Raskin bagi Kabupaten Sintang yang selama ini menggunakan jalur sungai," kata Haryo Bawono di Pontianak, Jumat.<br /><br />Menurut Haryo, penyaluran Raskin di Kalbar periode Januari-Juni 2012 telah mencapai 79,59 persen atau sekitar 23.569 ton.<br /><br />"Alternatif lain untuk penyaluran Raskin itu ya kami menunggu debit air Sungai Kapuas kembali normal," jelas Haryo.<br /><br />Nantinya, kata dia, penyaluran akan dirangkap menjadi tiga bulan yakni Juni, Juli dan Agustus.<br /><br />Sebelumnya, Haryo Bawono menyatakan, jumlah penerima Raskin di Provinsi Kalbar tahun 2012 mengalami penurunan sekitar 30,29 persen atau sebanyak 241.655 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) dari kuota penerima Raskin 346 ribu RTSPM tahun lalu.<br /><br />"Data yang kami terima ini merupakan data baru dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode penerimaan Juni-Desember 2012," kata Haryo.<br /><br />Jumlah penerima Raskin baru tersebut, kata dia, juga sudah dikuatkan dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar No. 334/2012 tentang jumlah penerima Raskin.<br /><br />"Nah, dalam pendataannya pun menggunakan sistem ‘by name by address’," jelas Haryo.<br /><br />Dengan adanya perubahan penerima raskin itu, lanjut Haryo, para pejabat daerah diharapkan dapat melakukan pengecekan ulang dengan menggunakan data baru.<br /><br />"Sehingga, jika ditemukan ketidaksesuaian penerima raskin dari sisi ekonomi misalnya saja tergolong mampu. Maka, dapat dilaporkan ke pemerintah daerah setempat untuk selanjutnya menjadi kajian pemerintah pusat," ungkap Haryo.<br /><br />Bahkan, tambahnya, penerima tersebut dapat digantikan dengan penerima raskin yang lebih pantas.<br /><br />"Hanya saja kuota yang telah ditetapkan tersebut tidak dapat diubah," tegas Haryo.<br /><br />Secara khusus penerima raskin di 14 kabupaten/kota di Kalbar tercatat Kabupaten Sekadau yang mengalami kenaikan paling banyak sebesar 1,77 persen atau sekitar 9.481 RTSPM.<br /><br />Untuk penyaluran Raskin periode Januari-Juni 2012 telah mencapai 79,59 persen atau sekitar 23.569 ton. <strong>(phs/Ant)</strong></p>