Penyaluran Raskin Di Paser Terkendala Akses Trasportasi

oleh

Penyaluran beras miskin (raskin) ke desa-desa di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, belum berjalan optimal karena terkendala akses transportasi. <p style="text-align: justify;"><br />"Berdasarkan catatan kami, ada beberapa desa yang belum menyerap raskin karena kendala akses transportasi," ungkap Ketua Satuan Kerja Raskin Kantor Seksi Logistik Tanah Grogot, Indra Wahyudi, Senin (19/8).<br /><br />Sejumlah desa yang belum menyerap raskin, kata dia, di antaranya Desa Segendang, Kecamatan Batu Engau dan Desa Bente Tualan, Kecamatan Long Kali.<br /><br />Sedangkan untuk kecamatan Muara Samu di antaranya Desa Luan, Muara Andeh, Tanjung Pinang, Biu dan Muser, katanya.<br /><br />Namun dari hasil pengecekan di lapangan lanjut Indra Wahyudi, selain sulitnya akses transportasi, alasan lain penyebab ada beberapa desa yang belum bisa menyerap raskin hingga kini yakni adanya piutang raskin tahun sebelumnya.<br /><br />Sebagai contoh, kata dia, adalah Desa Bente Tualan di Kecamatan Longkali.<br /><br />Desa Bente Tualan tidak bisa menyerap alokasi raskin 2013 karena desa tersebut masih memiliki piutang pengambilan raskin pada 2012 dan sampai saat ini belum dilunasi.<br /><br />Meski tidak banyak, katanya, namun berdampak pada warga penerima manfaat lain yang sampai saat ini otomatis belum bisa menerima alokasi raskin 2013.<br /><br />Alokasi raskin pada 2013 untuk Kabupaten Paser sebesar 2.774.520 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 15.414 kepala keluarga. <strong>(das/ant)</strong></p>