Penyelidikan Kasus Dinkes Banjarmasin Dihentikan

oleh

Kasus dugaan korupsi pengadaan komputer tahun 2010 di Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dihentikan karena tidak ada kerugian negara dalam kasus tersebut, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin AKP Andi Adnan SH Sik. <p style="text-align: justify;">"Penghentian kasus Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin di tingkat penyelidikan dilakukan karena hasil ekspose pihak BPKP Banjarmasin menyimpulkan tidak ada sama sekali kerugian negaranya dari pengadaan komputer yang dilakukan dinas tersebut," katanya di Banjarmasin, Selasa.<br /><br />Selanjutnya, menurut dia, dengan dihentikannya penyelidikan kasus dugaan korupsi Dinas Kesehatan Banjarmasin itu maka secara tidak langsung kasus tersebut ditutup dan tidak dilanjutkan lagi penyelidikannya.<br /><br />"Kita hentikan kasus penyelidikan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin karena dalam kasus tersebut tidak ada kerugian negaranya dan hal tersebut terbukti dari hasil ekspose BPKP," ucapnya.<br /><br />Andi terus melanjutkan, dengan adanya pernyataan dari pihak BPKP terkait tidak adanya kerugian negara dalam pengadaan komputer yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin sehingga percuma kalau kasus ini diteruskan karena pihak Kejaksaan nantinya juga akan meminta hasil bukti dari BPKP.<br /><br />Jadi apabila kasus ini dilanjutkan dengan pernyataan BPKP tidak ada kerugian negaranya itu sama dengan membuang tenaga yang sia-sia karena kemungkinan di tingkat penyidikan Kejaksaan akan mengembalikan kasus atau atau bisa saja ditolak.<br /><br />"Pernyataan pihak BPKP membuat kita berpikir untuk melanjutkan kasus Dinas Kesehatan itu, jadi kita memilih lebih baik kita hentikan saja penyelidikannya, karena bila dilanjutkan diperkirakan akan ditolak pihak kejaksaan," terangnya.<br /><br />Lanjut Andi, dengan tidak adanya kerugian negara dalam pengadaan komputer yag dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin maka secara tidak langsung itu juga sama dengan tidak ada unsur korupsinya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>