Home / Tak Berkategori

Perairan Kalbar Aman Bagi Kapal Motor Kecil

- Jurnalis

Jumat, 22 April 2011 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Maritim Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, menyatakan perairan di provinsi ini dalam tiga hari ke depan umumnya aman untuk pelayaran menggunakan kapal motor kecil. <p style="text-align: justify;">"Ketinggian gelombang di beberapa perairan Kalbar untuk hari Jumat hingga Minggu (24/4) rata-rata di bawah satu meter, kecuali di perairan Natuna di perkirakan diatas 1,0 meter hingga 1,5 meter," kata kata Prakirawan BMKG Maritim Pontianak, Prada Wellyantama.<br /><br />Menurut data BMKG Maritim Pontianak, di perairan Natuna berpotensi terjadi gelombang setinggi, Jumat, 0,5 meter – 1,2 meter, Sabtu (23/4) setinggi 0,7 meter – 1,5 meter dan pada hari Minggu (24/4) setinggi 1,7 meter – 1,2 meter dengan kecepatan angin 6 – 13 knot atapun masih kategori aman bagi pelayaran menggunakan kapal motor kecil.<br /><br />Sementara itu, ketinggian gelombang di perairan Pontianak, Kepulauan Tambelan, Sambas, Singkawang, Karimata dan Ketapang rata-rata dibawah satu meter dengan kecepatan angin 5 – 15 knot, kata Prada.<br /><br />"Meskipun menurut perkiraan potensi gelombang tinggi tidak terjadi tetapi bisa saja malah sebaliknya sehingga masyarakat ataupun nelayan tetap harus waspada sebelum turun ke laut," katanya.<br /><br />Menurut dia, pemicu gelombang tinggi biasanya karena faktor cuaca buruk, seperti hujan yang disertai angin kencang, sehingga meski pun cuaca cerah kalau tiba-tiba hujan bisa menyebabkan gelombang tinggi.<br /><br />BMKG Pontianak mengimbau para nelayan yang masih menggunakan kapal motor kecil untuk meningkatkan kewaspadaan ketika akan turun melaut, dengan lebih memperhatikan aspek keselamatan.<br /><br />Dari pantauan di lapangan, sejak sepekan terakhir cuaca di Kota Pontianak dan sekitarnya memasuki musim penghujan setelah sebelumnya sempat berkabut karena banyaknya lahan gambut yang terbakar akibat dua hingga tiga minggu tidak diguyur hujan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB