Perajin Tajau Tingkatkan Produksi

oleh

Para perajin tajau atau gentong tempat untuk menampung air bersih yang ada di kawasan Kelurahan Kuin Utara dan Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan sejak masuk musim kemarau meningkatkan produksi mereka. <p style="text-align: justify;">Menurut seorang perajin Gentong di Kuin Utara, Selasa, Yusuf, mengatakan sejak memasuki musim kemarau para perajin mulai meningkatkan produksi gentong karena cepat kering dan untuk memenuhi permintaan pembeli yang mulai ramai.<br /><br />"Kalau musim hujan dalam sehari kami membuat tajau paling sebanyak tiga buah karena lambat keringnya dan penjualannya sedikit", kata Yusuf.<br /><br />Hasil pemasaran, terang Yusuf selain di jual tempat pengolahan juga ada yang dijajakan pakai angkutan sungai seperti kelotok atau perahu dayung.<br /><br />"Kebanyakan para pelanggan kami dari kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Banjar yang sebagian besar warga petani", tambah Yusuf.<br /><br />Untuk harga satu buah gentong isi air 25 liter Rp25 ribu – 50 ribu atau tergantung ukuran.<br /><br />"Ada juga sebagian petani membeli gentong sekarang tetapi bayarnya belakangan saat panen selesai", pungkas Yusuf.<br /><br />Dari pantaun begitu musim kemarau para perajin gentong yang terdapat di Kecamatan Banjarmasin Utara menambah produksi mereka sehingga terlihat di beberapa tempat banyak tersusun di halaman atau di tempat pembuatan khusus. <strong>(phs/Ant)</strong></p>