Peran Tenaga Kontrak Bantu Pemkot Palangka Raya

oleh
oleh

Peran tenaga kontrak di lingkup pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah ikut membantu kinerja pada setiap pimpinan satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">Wali Kota HM Riban Satia di Palangka Raya, Minggu mengatakan keberadaan tenaga kontrak mampu mengoptimalkan kinerja pemerintah dalam membantu menyelesaikan tuga pegawai negeri sipil (PNS) yang berhalangan hadir.<br /><br />Jadi, peran tenaga kontrak yang ikut membantu pekerjaan rutin Pemkot itu belum ada kepastian diangkat menjadi PNS karena status pendidikan terakhir mereka hanya lulusan SMP dan SMA, sedangkan untuk menjadi PNS paling tidak Diploma III atau Sarjana.<br /><br />"Tenaga kontrak di Pemkot saat ini kebanyakan bekerja sebagai petugas kebersihan, penjaga sekolah, tenaga kontrak administrasi di instansi yang ada di lingkup Pemkot," katanya.<br /><br />Lulusan Diploma maupun Sarjana tidak mau bekerja sebagai petugas kebersihan atau sejenisnya, karena dianggap pekerjaan tersbeut tidak sesuai dengan tingkat pengetahuan yang mereka dapati ketika di bangku perkuliahan.<br /><br />Formasi kebersihan, penjaga sekolah, tenaga kontrak administrasi tidak ada lagi dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Oleh sebab itu pemerintah kota mau tidak mau tetap memperdayakan tenaga kontrak yang ada.<br /><br />Oleh karena itu, Pemkot memberi perhatian pada tenaga kontrak, termasuk perlindungan kesehatan, dan jaminan sosial tenaga kerja agar kesejahteraan mereka yang sudah berkeluarga terjamin sepanjang masih bekerja di lingkup Pemkot Palangka Raya.<br /><br />"Pemkot tidak akan membiarkan tenaga kontrak terbebani masalah, baik kesehatan atau kecelakaan dalam waktu bekerja karena semua itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah," kata orang nomor satu di "Kota Cantik" Palangka Raya tersebut.<br /><br />Tenaga kebersihan yang sering disebut "pasukan kuning" harus disertakan dalam program asuransi sebab tugas mereka rawan kecelakaan karena bekerja di area lalu lalang kendaraan dengan kecepatan tinggi.<br /><br />Riban mengatakan, sudah ada perusahaan yang mengajukan kerja sama asuransi jaminan sosial, namun belum diputuskan. Pemkot Palangka Raya masih memberikan kesempatan bagi perusahaan asuransi lain mengajukan proposal kerja sama.<br /><br />"Kami meminta perusahaan asuransi memberi penjelasan di depan kepala satuan kerja perangkat daerah untuk dievaluasi yang nantinya akan dinilai layak atau tidak dalam memberikan jaminan tenaga kerja kebersihan jalan," demikian Riban. <strong>(das/ant)</strong></p>