Perayaan Imlek Di Sampit Meriah

oleh

Kemeriahan perayaan Imlek atau tahun baru China juga terasa di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, diisi dengan sembahyang dan saling bersilaturahmi. <p style="text-align: justify;"><br />"Terima kasih karena masyarakat berkenan datang ke rumah kami. Kami sangat gembira bisa merayakan Imlek di Sampit," kata Hang Ali Saputra Syahpahan, salah satu tokoh warga keturunan Tionghoa di Sampit, Jumat.<br /><br />Sejumlah tokoh keturunan Tionghoa menggelar open house perayaan Imlek. Mereka menerima siapapun yang datang untuk bersilaturahmi sebagai bentuk kegembiraan menyambut tahun baru dalam kalender China tersebut.<br /><br />Jumat pagi, Bupati Kotim, H Supian Hadi, Wakil Bupati HM Taufiq Mukri, Kapolres AKBP Himawan Bayu Aji, Komandan Kodim 1015 Sampit, Letkol Kaveleri Enda M Harahap dan sejumlah pejabat lainnya melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh keturunan Tionghoa yang merayakan Imlek.<br /><br />Kunjungan ini memang rutin dilakukan bupati bersama para pejabat setempat setiap tibanya Imlek. Mereka ingin menunjukkan bahwa Kotim adalah daerah yang damai dan penuh kebersamaan meski dihuni warga yang berbeda latar belakang suku, agama, ras dan antargolongan.<br /><br />"Kita ingin perbedaan yang justru menjadi perekat persatuan dan kebersamaan, bukan dijadikan masalah. Jika kebersamaan kita kuat, maka pembangunan Kotim akan makin cepat kita lakukan dalam segala hal," harapnya.<br /><br />Sementara itu, vihara dan kelenteng yang ada di Sampit ramai didatangi warga yang ingin memanjatkan doa. Mereka berharap diberi keselamatan dan kesuksesan sehingga tahun ini lebih baik dibanding tahun kemarin.<br /><br />Malam sebelumnya, warga keturunan Tionghoa juga silih berganti datang ke vihara dan kelenteng untuk memanjatkan doa kepada sang pencipta. Kemeriahan makin terasa dengan terdengarnya kembang api di beberapa lokasi di Sampit.<strong> (das/ant)</strong></p>