Home / Tak Berkategori

Perbaikan Jalan Juga Tanggung Jawab Perusahaan

- Jurnalis

Selasa, 26 September 2017 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berkaitan dengan pemagaran jalan provinsi yang dilakukan oleh masyarakat Popai dan sekitarnya, dikarenakan jalan yang rusak parah akibat dilalui mobil angkutan PT Citra Mahkota dan PT BPK, menjadi sorotan dewan. Salah satu Dewan yang berasal dari Menukung, Mulyadi mengatakan, bahwa seharusnya pemagaran itu tidak akan terjadi apabila perusahaan segera merespon permintaan masyarakat. <p style="text-align: justify;">“Memang kalau ada perusahaan yang ada di wilayah masyarakat tersebut, perusahaan harusnya bertanggungjawab, jangan sampai ada aksi masyarakat. Perusahaan itukan ada CSR untuk memberikan bantuan ke masyarakat, dalam bentuk apapun, baik jalan, pendidikan, kesehatan,” kata Mulyadi ditemui di kantornya, Selasa (26/9). <br /><br />Mulyadi mengatakan, didalam aturan, mewajibkan seluruh perusahaaan yang berinventasi di wilayah masyarakat, untuk melaksanakan CSR. Jika permintaan masyarakat untuk memperbaiki jalan saja tidak direspon, maka bisa dilaporkan.<br /><br />“Ini juga menjadi tugas Pemerintah Melawi untuk menegur perusahaan yang tidak mau menjalankan CSR. Jika sekali ditegur tidak direspon, kasi peringatan, jika peringatan kedua juga tidak direspon, maka cabut saja izinnya,” tegasnya.<br /><br />Mulyadi mengatakan, jangan sampai perusahaan yang berinvestasi dan diharapkan memberikan kesejahteraan untuk masyarakat malah menjadi beban masyarakat. Perusahaan yang berinvestasi juga harus tau diri, bahwa lahan tempatnya berusaha merupakan dukungan dari masyarakat.<br /><br />“Tidak tau diri sekali jika sudah didukung masyarakat untuk berinvestasi, namun permintaan masyarakat tidak direspon. Pemerintah juga harus tegas, terutama perusahaan terkait, jangan hanya saat perusahaan mau masuk, dinas terkait mau ikut campur, namun ketika sudah bermasalah, pura-pura tidak tau,” paparnya.   <br /><br />Mulyadi mengatakan, perbaikan jalan tersebut juga menjadi tanggungjawab perusahaan. Karena perusahaan juga menggunakan jalan itu bahkan hingga rusak. Seharusnya perusahaan membuat jalan sendiri, bukan menggunakan jalan yang dibuat pemerintah untuk masyarakat. <br /><br />“Perusahaan berkaitan juga menggunakan jalan yang sudah rusak itu untuk mengangkut material dan hasil produksi perkebunan. Artinya untuk kepentingan perusahaan, jangan hanya mau menggunakan tapi tidak mau memperbaikinya,” pungkasnya. (KN)</p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play