Perbaikan Jembatan Bajarum Ditarget Selesai 22 Januari

oleh

Perbaikan Jembatan Bajarum yang tertabrak tongkang di jalur Trans Kalimantan Poros Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ditargetkan selesai pada 22 Januari. <p style="text-align: justify;">"Kami mendapat informasi dari tim teknis bahwa selesai pengerjaan pada tanggal 22 Januari. Tinggal beberapa hari ini. Mudah-mudahan 22 Januari itu sudah bisa dioperasikan lagi," kata Wakil Bupati Kotawaringin Timur Taufiq Mukri di Sampit, Senin.<br /><br />Rencananya pada 22 Januari nanti Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang akan melakukan kunjungan ke Jembatan Bajarum sekaligus memantau langsung uj icoba kemampuan jembatan dilewati kendaraan berat.<br /><br />Sebelum kedatangan gubernur, Rabu lusa akan didahului dengan kunjungan Wakil Gubernur Achmad Diran yang ingin melihat perkembangan perbaikan yang dilakukan oleh tim teknis dengan diawasi oleh Balai Besar Jalan dan Jembatan.<br /><br />Saat pengecoran kerusakan di bagian atas, rencananya akan dilakukan penutupan total arus di atas Jembatan Bajarum sehingga kendaraan roda dua yang selama ini masih diperbolehkan melintas pun saat itu tidak diizinkan melewati jembatan sepanjang 320 meter itu.<br /><br />Saat penutupan total arus lalu lintas di atas jembatan diperkirakan selama enam jam tersebut, Taufiq meminta masyarakat bisa memakluminya. Apalagi feri penyeberangan masih dioperasikan sehingga sepeda motor masih bisa menggunakan feri tersebut.<br /><br />"Pada waktu perbaikan di atas saat terakhir, ada penutupan kurang lebih selama enam jam karena pengecoran di atas itu memakan waktu empat jam untuk pengeringan jadi akan ditutup total selama kurang lebih setengah hari atau enam jam," kata Taufiq.<br /><br />Jembatan Bajarum ditutup untuk lalu lintas mobil setelah mengalami kerusakan serius akibat tertabrak tongkang bermuatan bijih besi pada 21 Desember 2013 sehingga sangat mengganggu aktivitas masyarakat.<br /><br />Distribusi barang dan jasa di kawasan itu terganggu sehingga berdampak pada roda perekonomian Kotim, ditandai dengan terjadinya inflasi selama Desember lalu. Angka inflasi diperkirakan akan kembali naik pada Januari ini mengingat harga kebutuhan terus naik akibat terganggunya pasokan.<br /><br />Masyarakat berharap perbaikan jembatan segera selesai sehingga arus lalu lintas kembali lancar sehingga aktivitas perekonomian kembali normal. Jika perbaikan bisa lebih cepat, masyarakat jembatan tersebut juga bisa dibuka lebih awal. <strong>(das/ant)</strong></p>