Home / Tak Berkategori

Perdagangan Manusia Di Indonesia Semakin Memprihatinkan

- Jurnalis

Senin, 30 Mei 2011 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdagangan manusia di Indonesia baik antarnegara maupun antardaerah di dalam negeri semakin mengkhawatirkan, kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar. <p style="text-align: justify;">Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengatakan hal itu di Banjarmasin, Senin, pada pertemuan dengan Gubernur dan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.<br /><br />Menurut Linda, jumlah maupun persentase kasus perdagangan manusia di Indonesia hingga kini belum bisa dilakukan pendataan secara pasti.<br /><br />Namun, kata dia, dari laporan dan indikasi kasus terkait hal tersebut bisa dipastikan terus mengalami peningkatan.<br /><br />"Kalau persentase atau jumlah tidak bisa kita sebutkan karena perdagangan manusia ini merupakan fenomena gungung es, jumlah dan kenyataan di lapangan jauh dari yang diperkirakan," katanya.<br /><br />Praktik perdagangan manusia tersebut, tertinggi menimpa anak remaja putri yang berusia 18 tahun ke bawah dengan alasan masalah kemiskinan dan pendidikan.<br /><br />Bahkan, kata dia, yang memprihatinkan perdagangan anak remaja putri antar daerah juga semakin parah dan dilakukan dengan lebih rapi.<br /><br />"Seperti contoh, perdagangan manusia antardaerah tersebut, ada perekrutan remaja putri di Jawa Barat untuk kemudian dikirim ke Kalimantan Timur dan beberapa daerah lainnya dengan iming-iming pekerjaan ternyata menjadi pekerja seks komersial," katanya.<br /><br />Menekan peningkatan kasus terhadap perdagangan anak tersebut, kata dia, pihaknya telah bekerj sama dengan seluruh pemerintah provinsi di Indonesia untuk membantu mewaspadai terjadinya perdagangan anak tersebut.<br /><br />Selain itu, kerjasama juga dilakukan melalui kaukus perlindungan anak yang dibentuk di DPRD sehingga program-program perlindungan anak bisa diberikan ruang lebih banyak.<br /><br />"Saya punya teknik tersendiri untuk mendekati pejabat atau pemegang kekuasaan lain untuk mendiskusikan tentang pemberdayaan perempuan dan anak ini, dan syukur banyak yang sukses," katanya.<br /><br />Tekniknya, kata dia, dalam setiap pertemuan yang dibahas adalah masalah anak terlebih dahulu, karena bila masalah anak bapak atau ibu akan memiliki kepedulian besar untuk sama-sama memikirkannya.<br /><br />"Beda bila saya mengawali pembicaraan dengan masalah wanita yang terpinggirkan, sering bapak-bapak mencari alasan ada kegiatan ini dan itu," katanya disambut tawa para undangan.<br /><br />Sementara itu, berdasarkan data dari komisi perlindungan anak sebagaimana diberitakan beberapa media on line sebelumnya jumlah kasus kekerasan pada anak di Indonesia terus meningkat.<br /><br />Data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak mencatat, pada 2007 jumlah pelanggaran hak anak yang terpantau sebanyak 40.398.625 kasus.<br /><br />Jumlah itu melonjak drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 13.447.921 kasus. Data tersebut berdasarkan laporan yang masuk ke lembaga tersebut, yang tersebar di 30 provinsi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:43 WIB

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Berita Terbaru