Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Harjono mengatakan perencanaan adalah hal yang sangat penting dalam proses pembangunan sehingga harus dilakukan dengan matang dan sesuai kebutuhan. <p style="text-align: justify;">"Pertimbangan perencanaan harus didasarkan pada kebutuhan kekinian dan bisa memperkirakan kemungkinan kebutuhan di masa depan," kata Harjono di Sintang, Minggu (05/12/2010).<br /><br />Ia mengatakan tidak sedikit aset berupa fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah daerah ternyata pada akhirnya tidak berfungsi dengan baik.<br /><br />"Padahal dana yang tersedot untuk membangun sarana dan prasarana tersebut tidak sedikit, tetapi akhirnya tidak difungsikan," jelasnya.<br /><br />Di Kabupaten Sintang banyak bangunan yang diharapkan jadi fasilitas umum ternyata tidak berfungsi dari sejak dibangun seperti Pasar Sayur Dara Juanti, Pasar Sayur Ladang, Gedung Dekranasda, pasar benih ikan dan kios di depan kantor KPU Sintang yang semula hendak dijadikan galeri produk UKM Sintang tetapi sejak selesai dibangun hingga saat ini tidak difungsikan.<br /><br />"Jadi untuk apa dibangun kalau ternyata tidak dufungsikan, itu namanya sia-sia, makin lama tidak digunakan maka kondisi aset itu semakin buruk," katanya.<br /><br />Ia mengatakan proses perencanaan yang kurang matang atau hanya sekadar untuk mengambil dana dari pusat membuat manfaat dari pembangunan sarana dan prasarana publik jadi kurang bermanfaat.<br /><br />"Bahkan akhirnya tidak bermanfaat sama sekali," kata dia.<br /><br />Menurutnya, kalau perencanaannya sudah mempertimbangkan berbagai aspek, tentunya tidak jadi persoalan karena aset yang dibangun itu nantinya bisa berfungsi dengan baik dalam menunjang pembangunan di Sintang.<br /><br />"Tetapi kalau perencanaannya asal-asalan, dengan hanya mempertimbangkan `output` tanpa pertimbangan `outcome`, maka sudah jelas aset yang dibangun akhirnya sia-sia," imbuhnya.<br /><br />Menurutnya, eksekutif harus kreatif dan inovatif menggali apa saja yang mampu menunjang pembangunan daerah sehingga investasi aset seperti pembangunan pasar memiliki efek yang baik dalam menunjang perekonomian daerah.<br /><br />"Jangan karena ada dana dari pusat, bangunan yang sudah bagus dirobohkan dan dibangun kembali dengan dana itu, jelas mubazir," ucapnya.<br /><br />Dalam membangun juga menurutnya, harus memperhatikan aspek penunjang lainnya sebagai daya dukung bagi objek yang dibangun.<br /><br />"Jangan membangun pasar tapi jalan aksesnya tidak ada atau membangun sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan masyarakat," kata dia.<br /><br />Lebih baik menurutnya alokasi anggaran untuk pembangunan tersebut dialihkan ke sektor lain dengan perencanaan yang matang sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.<br /><br />"Saya lihat tidak hanya untuk pembangunan yang dapat suntikan dari pusat, pembangunan yang menggunakan dana APBD Kabupaten juga harus didasarkan pada perencanaan yang matang agar tepat sasaran," jelasnya.<br /><br />Ia mengatakan kabupaten ini tentunya ingin bisa lebih maju sehingga perencanaan haruslah benar-benar didasarkan pada kebutuhan.<br /><br />"Selain perencanaan yang baik, koordinasi lintas instansi juga harus ditingkatkan untuk menghindari tumpang tindih kegiatan, pembangunan butuh kebersamaan dari masyarakat termasuk pemerintah daerah," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














