Pererat Persatuan Dengan Budaya

oleh

Suasana gedung indoor Apang Semangai di komplek GOR Baning Sintang mendadak menjadi riuh rendah penuh dengan tepuk tangan dari masyarakat yang memenuhi sejumlah bagian tribunenya. <p style="text-align: justify;">Pagelaran seni budaya multi etnis yang dihelat pada Sabtu (15/12/2012) malam tersebut mampu menyedot masyarakat dari berbagai kalangan. Termasuk para pelajar dari sebuah sekolah negeri yang diberikan tugas oleh gurunya untuk mengumpulkan data seni budaya yang tampil pada malam itu. Tidak hanya itu, sebagai bukti bahwa para siswa hadir dalam kegiatan tersebut, mereka diminta untuk meminta tanda tangan panitia pagelaran seni budaya. <br /><br />Sementara itu, wajah kepala dinas pariwisata dan kebudayaan sintang H.Senen Maryono nampak berseri-seri melihat sambutan dari masyarakat yang begitu luar biasa. Ia pun dengan begitu semangat menyampaikan laporan kegiatan tersebut dihadapan bupati Sintang Milton Crosby dan unsur forkompinda yang hadir. <br />“Seni budaya yang tampil pada malam ini merupakan perwakilan dari etnis yang ada di Sintang. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di sintang ini hidup dengan rukun dan saling berdampingan suku-suku bangsa yang ada di negeri kita,”ungkapnyya. <br /><br />Adapun tarian etnis yang tampil pada malam tersebut adalah tarian dari etnis Dayak, Melayu, Jawa, Sunda, Batak, NTB, Padang. Hanya etnis Madura dan Tiong Hoa yang belum tampil lantaran persiapan yang dirasakan begitu mepet. “Tapi mereka sudah berkomitmen bahwa mereka akan tampil pada pagelaran seni budaya di tahun 2013 mendatang,”tegas H.Senen Maryono. <br /><br />Ia juga mengatakan bahwa budaya merupakan bagian dari potensi wisata sintang yang terus dipromosikan. Selain tempat wisata yang saat ini tengah gencar-gencarnya di perbaiki untuk mengejar masa liburan akhir tahun yang tinggal beberapa hari lagi.<br /><br />“Seminggu dari sekarang, penampilan kawasan wisata Bukit Kelam sudah berubah dan akan lebih menarik untuk dikunjungi. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing,”katanya.<br /><br />Sementara itu bupati Sintang Milton Crosby yang membuka kegiatan mengatakan bahwa budaya menjadi sangat penting dan merupakan perekat terwujudnya persatuan dan kesatuan.<br /> <br />“Karena perbedaan inilah, maka kita sekarang bersatu. Maka mari perkerat persatuan dna kesatuan kita di Sintang ini dengan budaya,”tegasnya. <strong>(ast)</strong></p>