Perlu Lakukan Evaluasi

oleh

Anggota DPRD Kabupaten Sintang Pranseda mengatakan Pengawasan terhadap sejumlah dokter yang bekerja di Sintang perlu dilakukan evaluasi dan validasi kembali sehingga kasus dokter spesialis kandungan Dewa Ayu Sasiary Prawani (38) yang bekerja di RS Permata Hati tak lagi terulang <p style="text-align: justify;">“Dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit atau yang membuka praktek perlu dilakukan validasi dan evaluasi kembali supaya kasus malapraktek tidak terjadi di Sintang,” saran Pran</p> <p style="text-align: justify;">Dirinya menilai, kasus yang dialami dokter Dewa Ayu Sasiary Prawani seyogianya menjadi pelajaran berharga kepada sejumlah elemen terkait seperti Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) termasuk pihak rumah sakit di Sintang</p> <p style="text-align: justify;">“Saya kira ini masalah serius karena menyangkut nyawa manusia."Katanya<br /> <br /> Jadi lanjut Pran dokter-dokter yang bekerja di Sintang harus di kroscek track record-nya. Jangan sampai pernah melakukan malapraktik di daerah lain tetapi bisa bekerja dengan bebas di Sintang Inikan bahaya,”</p> <p style="text-align: justify;">"Saya rasa sebelum bekerja perlu di lihat identitasnya sehingga jika sudah bekerja propesional dalam bekerja dapat di terapkan dengan baik" bebernya.</p> <p style="text-align: justify;">Pran menilai, Sintang merupakan kota terbuka sehingga rawan dimasuki para pelaku kriminal sehingga pengawasan terhadap warga pendatang perlu diperketat.</p> <p style="text-align: justify;">“Saya kira bukan hanya dokter yang diawasi tetapi pekerja di sektor lainnya perlu diawasi. Ya siapa tahu buronan tetapi bebas bekerja di Sintang. Pemda dan aparat keamanan jangan sampai lalai karena ini menyangkut keselamatan jiwa orang lain,” tukasnya. (Beny)</p>