Permintaan Daging Di Pasar Kutai Masih Normal

oleh

Permintaan daging hingga pertengahan bulan suci Ramadan di pasar tradisional Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, masih tetap normal. <p style="text-align: justify;">"Hingga pertengahan bulan Ramadan ini, belum ada lonjakan maupun penurunan permintaan dan masih seperti biasanya yakni berkisar 50 hingga 100 kilogram sehari," ungkap seorang pedagang daging sapi di Pasar Tangga Arung Tenggarong M Nurwahid, Minggu.<br /><br />Biasanya kata Nurwahid, permintaan daging sapi baru mengalami lonjakan lima hari sebelum lebaran.<br /><br />Sebelum Idul Fitri tahun lalu (2013), Nurwahid mengaku menjual daging hingga lima ekor selama tiga hari.<br /><br />Mengansipasi melonjaknya kebutuhan daging sapi itu, Nurwahid mengaku telah melakukan langkah antisipasi dengan memesan daging sapi lebih banyak di Rumah Potong Hewan (RPH) Tenggarong.<br /><br />"Seminggu sebelum lebaran, RPH biasanya juga meningkatkan jumlah sapi yang dipotong. Umumnya, daging di pasar ini berasal dari hasil pemotongan di RPH Tenggarong," kata Nurwahid.<br /><br />Sementara, terkait harga daging sapi di Pasar Tangga Arung kata Nurwahid, juga belum mengalami belum mengalami perubahan Untuk daging nomor satu atau berkualitas terbaik dijual Rp120 ribu per kilogram, kualitas nomor dua Rp110 ribu per kilogram sedangkan tulangan Rp60 ribu per kilogram.<br /><br />"Harga daging juga belum ada perubahan, tapi kami belum bisa memastikan apakah akan tetap bertahan atau tidak, sebab biasanya jika menjelang lebaran harganya akan naik seiring dengan tingginya permintaan," ungkap Nurwahid. <strong>(das/ant)</strong></p>