Permintaan Hewan Kurban Di Kutai Timur Meningkat

oleh

Permintaan hewan kurban di Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, sepekan menjelang hari raya Idul Adha 1433 H pada 6 November 2011 ditandai dengan meningkatnya permintaan ternak berupa sapi dan kambing kepada pedagang setempat. <p style="text-align: justify;">"Bahkan dalam beberapa hari terakhir penjualan sapi rata-rata 25 hingga 40 ekor sapi setiap hari," kata Darlis seorang pedagang besar, di Sangata, Sabtu Menurut Darlis kalau hari-hari biasa, ia hanya rata-rata menjual 4-6 ekor setiap hari, namun, selama dua minggu sebelum hari raya Idul Adha permintaan terus mengalami peningkatan hingga berlipat-lipat " Siang ini saja sudah laku 24 ekor sapi dan masih ada lagi permintaan melalui telepon sebanyak 5 ekor nanti malam diambil," kata Darlis pemilik UD pemotongan sapi jantan, yang terletak di Jalan APT Pranoto Sangata Utara Untuk memenuhi permintaan hewan kurban Darlis mengatakan mendatangkan sapi dari daerah lain, seperti dari Palu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan bahkan ada juga dari NTT dan NTB.<br /><br />"Saya harus mendatangkan sapi dari Nusa Tenggara Timur NTT dan Nusa Tenggara Barat NTB untuk menjaga kekosongan stok sapi menjelang Idul Adha 1433 H," ujarnya.<br /><br />Dikatakan Darlis, pengiriman dari berbagai daerah ke Sangata cukup lancar, karena menurut informasi cuaca perairan yang dilalui kapal cukup baik terutama dari laut Sulawesi dan laut Jawa Nanti malam, atau minggu dinihari akan datang sapi dari Sulawesi Selatan untuk menambah stok sapi yang sekarang mulai menipis Meskipun didatangkan dari pulau lain dari Indonesia, tetapi harga jualnya sama, karena jenis sapi sama yakni sapi bali yakni berkisar Rp9 juta hingga Rp11 juta.<br /><br />"Harga bervariasi tergantung besarnya, namun kami jual berkisar Rp9 juta hingga Rp11 juta per ekor," ujarnya.<br /><br />Darlis mengatakan stok sapinya harus selalu ada untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dipasar Sangata yang juga terus meningkat "Kebutuhan daging sapi menjelang Idul Adha mengalami peningkatan dari hari biasa," katanya.<br /><br />Linda 54 tahun pedagang sapi di Sangata juga mengatakan permintaan hewan kurban dalam dua minggu cukup tinggi, namun tidak melayani semua permintaan karena stok sapi terbatas "Saya hanya bisa melayani pembeli rata-rata 10 ekor setiap hari," katanya Menurut Linda soal harga, pembeli tidak menjadi masalah, biasanya harga normal sekitar Rp8 juta per ekor kalau dijual Rp9 juta atau Rp10 juta tetap dibeli. <strong>(das/ant)</strong></p>