Pernyataan Cristiandy Soal Pemekaran Menghina Masyarakat Timur Kalbar

oleh
oleh

Anggota DPRD Sintang dari Partai Golkar, Zainudin menilai pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Cristiandy Sanjaya yang menyebut Provinsi Kalimantan Barat belum layak untuk dilakukan pemekaran, sangat melecehkan dan membuat sakit hati masyarakat dikawasan timur Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">“Pernyataan beliau, jelas-jalas sangat menghina, melecehkan serta membuat sakit hati masyarakat dikawasan timur Kalimantan Barat,” ungkap Zainudin kepada kalimantan-news.com di DPRD Sintang, Senin (23/07/2012).<br /><br />Zainudin mempertanyakan dasar dan alasan Wakil Gubernur Kalimantan Barat itu mengeluarkan steatment yang sangat melecehkan tersebut. Padahal, usulan PKR sudah melalui tahapan kajian akademis dan berdasarkan kajian tersebut layak dimekarkan.<br /><br />“Apa dasarnya? Usulan PKR itu bukan sekedar hasil sulap, tapi melalui mekanisme kajian akademis yang endingnya wilayah timur Kalimantan Barat layak dimekarkan kedalam usulan pembentukan PKR,” tegasnya.<br /><br />Apa yang disampaikan oleh Cristiandy Sanjaya itu, kata Zainudin tak bedanya dengan pernyataan dari Gubernur Kalbar Cornelis, yang artinya pasangan incumbent tersebut memang tidak memiliki niat baik ataupun mendukung PKR.<br /><br />Dirinya berani menyatakan, steatment yang disampaikan Wakil Gubernur itu menandakan kegalauan dari Incumbent yang takut tidak terpilih kembali untuk periode ke-2.<br /><br />“Jelas sudah kalau mereka memang tidak mendukung PKR karena takut kalah, takut tidak berkuasa lagi dan menjadi minoritas karena militansinya kesukuan,” tegasnya.<br /><br />Ditegaskan, militansi yang berlaku di NKRI ini adalah militansi tujuan dan bukan kesukuan seperti yang selalu dibawa-bawa Incumbent dalam setiap kesempatan berbicara didepan forum apapun di Kalimantan Barat.<br /><br />Masyarakat timur Kalimantan Barat, lanjutnya memiliki militansi yang kuat untuk satu tujuan yakni terwujudnya PKR. Untuk itu, Zainudin mengingatkan kepada masyarakat Timur Kalimantan Barat agar dalam Pilkada 20 September nanti menyatukan sikap militansinya untuk tujuan terbentuknya PKR, dengan memilih pemimpin yang punya komitmen untuk perubahan serta yang berani memperjuangkan guna terwujudnya PKR.<br /><br />“Hanya pasangan Morkes-Burhanudin atau MB yang berani untuk memperjuangkan terwujudnya PKR. Jadi masyarakat timur Kalimantan Barat layak untuk memilih pasangan ini, jika ingin suatu perubahan di wilayah timur Kalimantan Barat ini,” kata Zainudin mengkampanyekan pasangan MB. (*)</p>