Persiba Tahan Persidafon 2-2 Di Sentani

oleh

Persiba Balikpapan menahan imbang tuan rumah Persidafon Dafonsoro 2-2 di Stadion Barnabas Youw, Sentani, Jayapura, dalam lanjutan Liga Super Indonesia, Jumat. <p style="text-align: justify;">Hasil seri ini untuk sementara membuat Persiba tetap di posisi ke-6 klasemen sementara dengan nilai 38, sedangkan Persidafon bertahan di urutan ke-10 dengan 30 poin.<br /><br />Persiba hampirs menang. Pada menit ke-84, Beruang Madu masih unggul 1-2. Hanya saja karena kelengahan tim, Gabus Sentani akhirnya bisa menyamakan kedudukan 2-2 untuk merebut satu poin.<br /><br />Gol pertama Beruang Madu sendiri adalah gol balasan, dicetak Ahmad Sembiring Usman di menit ke-25. Sembiring yang seorang gelandang serang mencetak gol dari luar kotak penalti dan menjadikannya sebuah gol indah.<br /><br />Sebelumnya Persiba tertinggal oleh gol Lukas Rumkabu saat pertandingan baru berjalan 8 menit.<br /><br />"Saya lihat pelatih kita yang baru, Hans Peter Schaller, sudah mulai mengenal para pemain," kata Manajer Persiba Jamal Al Rasyid yang dihubungi dari Balikpapan seusai pertandingan.<br /><br />Pelatih Schaller, asal Austria dan pernah melatih tim nasional Laos, masuk menggantikan Peter Butler yangkembali ke Malaysia untuk melatih Trengganu FC di Liga Super Malaysia.<br /><br />Schaller bahkan melakukan hal-hal baru seperti kembali memberi kepercayaan kepada Sultan Samma, pemain yang selama 3 bulan dipegang Peter Butler jadi penghuni tetap bangku cadangan.<br /><br />Apalagi, dalam tur Papua ini Beruang Madu kehilangan beberapa pemain pilar seperti gelandang serang Asri Akbar, striker Kenji Adachihara, dan super sub Eki Nurhakim yang semuanya terkena akumulasi kartu kuning.<br /><br />Sebab itu, memasuki babak kedua, gantian Persiba yang memegang kendali pertandingan. Esteban Guillen dan kawan-kawan menguasai lini tengah dan mengirim serangan beruntun ke kubu Gabus Sentani.<br /><br />Kepercayaan pelatih Schaller dibayar Sultan Samma dengan mencetak gol di menit ke-80.<br /><br />Unggul 1-2, Persiba mengendurkan serangan dan tekanan sehingga dimanfaatkan maksimal oleh anak-anak latih Erents Pahelerang. Menit ke-87 Persidafon menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hasil ini bertahan hingga pertandingan selesai.<br /><br />"Anak-anak kehilangan konsentrasi dan merasa sudah unggul menjelang pertandingan berakhir. Ini jadi pelajaran berharga bahwa selama peluit akhir tanda pertandingan belum ditiup wasit, apa pun masih mungkin terjadi," kata Manajer Al Rasyid yang mengaku cukup puas dengan hasil tersebut.<br /><br />Ia juga menyebutkan hasil itu cukup baik, mengingat Persiba kalah di kandang 1-2 di Balikpapan pada putaran pertama lalu dari Persidafon.<strong> (das/ant)</strong></p>