Pertamina Kalbar Tambah Pasokan BBM 15 Persen

oleh
oleh

Sales Area Manager Pertamina Retail Kalbar, Ibnu Choldum, mengatakan pihaknya akan menambahkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 15 persen jelang Lebaran nanti. <p style="text-align: justify;">"Kami akan menambahkan 10 hingga 15 persen untuk Pertamax dan Premium, khususnya menjelang lebaran. Selama ini tidak ada kesulitan atau kekurangan. Pertamina juga sudah memperhitungkan terutama H-15 dan H+15 lebaran," kata Ibnu Chouldum di Pontianak, Jumat.<br /><br />Untuk pendistribusian, diakui Ibnu Chouldum akan ada keterlambatan di beberapa wilayah.<br /><br />"Pendistribusian akan sedikit terhambat terutama untuk Kabupaten Sintang karena surutnya air Sungai Kapuas yang merupakan jalan satu-satunya menuju daerah tersebut," jelas Ibnu Chouldum.<br /><br />Tetapi, Ibnu menegaskan, pihaknya akan berusaha untuk mendistribusikan hal itu. "Meski harus kerja dua kali," tegasnya.<br /><br />Sementara, Wakil Komisi B DPRD Kalbar Syarief Izhar Assyuri menilai jelang Lebaran Pertamina harus mengantisipasi kebutuhan BBM masyarakat.<br /><br />"Khususnya dengan menyiapkan stok jelang Lebaran agar tidak terjadi kekurangan dan antrean panjang," kata Izhar.<br /><br />Tidak hanya itu, Anggota DPRD Kabar Daerah Pemilihan Kota Pontianak itu pun meminta Pertamina untuk mengawasi stok yang ada terutama jelang lebaran karena banyaknya pemakaian BBM oleh masyarakat yang biasa dilakukan untuk pulang kampung.<br /><br />"Mulai sekarang pihak Pertamina seharusnya sudah memperhitungkan apakah stoknya cukup hingga H-7 dan H-7 saat lebaran nanti. Jelas kami tidak mengharapkan adanya kekurangan BBM, yang saat diperlukan masyarakat untuk pulang kampung nanti," kata Izhar.<br /><br />Perhitungan tersebut, kata dia, dianggap penting karena menjelang pemakaian yang meningkat karena lebaran, masyarakat biasanya panik akan kekurangan BBM sehingga menimbulkan antrean panjang.<br /><br />"Berapa banyak stok yang harus disiapkan oleh Pertamina seharusnya sudah dari sekarang ini dilakukan agar tidak terjadi antrean juga naiknya BBM. Akan lebih baik menyediakan Pertamax lebih banyak daripada kekurangan. Karena masyarakat akan membeli Pertamax jika premium habis, terutama saat lebaran, karena mereka memerlukan BBM," jelas Izhar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>