Pertamina Pasang Alat Pengontrol BBM Bersubsidi

oleh

Perseroan Terbatas (PT) Pertamina telah memasang alat pengontrol bahan bakar minyak bersubsidi secara online di 25 dari 75 stasiun pengisian bahan bakar umum di Kalimantan Selatan. <p style="text-align: justify;">Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di Banjarmasin, Jumat, mengatakan bahwa alat pengontrol melalui sistem pendataan online (point of sales) tersebut berguna untuk mengetahui kebutuhan riil BBM subsidi di Kalsel.<br /><br />Selain itu, dengan alat tersebut akan diketahui mobil atau angkutan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), baik solar maupun premium, secara tidak wajar.<br /><br />"Seperti tadi adanya pengetapan, itu tidak boleh dan jelas melanggar," katanya.<br /><br />Dengan adanya alat tersebut, kata dia, angkutan yang melakukan pengisian tidak wajar akan terdata, dan bila terbukti melakukan pelanggaran akan langsung dilaporkan ke polisi.<br /><br />Selain memasang "point of sales", Pertamian bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan segera membentuk satuan tugas pengamanan pendistribusian BBM untuk mencegah terjadinya penyelewengan.<br /><br />Pembentukan satgas tersebut seiring dengan keputusan pemerintah pusat untuk yang menyetujui tuntutan masyarakat Kalimantan agar BBM bersubsidi ditambah sesuai dengan kebutuhan.<strong>(phs/Ant)</strong></p>