Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang di Kalimantan Tengah (Kalteng) triwulan III tahun 2011 naik sebesar 1,77 persen dibandingkan triwulan II 2011, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Drs Panusunan Siregar. <p style="text-align: justify;">"Sektor industri manufaktur sebagai salah satu sektor diharapkan menjadi andalan pembangunan di Kalteng," katanya di Palangka Raya, Ahad.<br /><br />Menurut dia, industri manufaktur memiliki peran penting dalam menciptakanan lapangan pekerjaan baru dan memberi kontribusi kepada PDRB Kalteng. Keberadaan industri manufaktur di Kalteng tersebar di beberapa kabupaten/kota.<br /><br />"Kabupaten yang terdapat industri manufakur adalah Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kapuas, dan Barito Selatan. Adapun kontribusi sektor industri terhadap PDRB Kalteng triwulan III sebesar 7,74 persen," ujarnya.<br /><br />Kalteng masih mengandalkan sektor pertanian, perdagangan, hotel, restoran, dan jasa sebagai penopang ekonomi provinsi. Sektor industri masih dalam tahap perkembangan ditandai dengan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar yang masih fluktuatif.<br /><br />"Peningkatan ini salah satunya disebabkan industri karet dan barang dari karet maupun barang dari plaastik meningkat di triwulan III tahun 2011 terhadap triwulan II tahun 2011 sebesar 8,81 persen," terangnya.<br /><br />Sedangkan industri makanan dan minuman mengalami penurunan sebesar 1,84 persen dibanding triwulan II 2011. Industri kayu, barang-barang dari kayu, dan anyaman mengalami penurunan sebesar 6,14 persen di triwulan III 2011 dibanding triwulan II 2011.<br /><br />"Pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang nasional tumbuh asebesar 2,87 persen pada periode yang sama," tegasnya.<br /><br />Industri manufaktur mikro dan kecil pada triwulan III 2011 di Kalteng mengalami kenaikan sebesar 7,20 persen dibanding triwulan II 2011 dan di tingkat nasional pertumbuhannya sebesar 2,21 persen.<strong> (das/ant)</strong></p>















