Perusahaan Daerah Bangun Banua Diharapkan Mampu Bersaing

oleh

Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Ariffin mengharapkan, Perusahaan Daerah Bangun Banua, milik pemerintah provinsi tersebut, semakin maju dan mampu bersiang di era globalisasi atau perdagangan bebas. <p style="text-align: justify;">Harapan itu saat menjelaskan Raperda tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah (PD) Bangun Banua Kalsel menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bangun Banua Kalsel, pada rapat paripurna DPRD provinsi setempat, di Banjarmasin, Kamis.<br /><br />"Sebagai antisipasi menghadapi persaingan global, sehingga perlu mengubah status badan hukum Bangun Banua dari PD menjadi PT," tandasnya dalam rapat paripurna DPRD tingkat provinsi tersebut, yang dipimpin ketuanya Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah.<br /><br />"Kita juga berharap dengan perubahan status badan hukum, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalsel itu bisa lebih agresif dan melakukan ekspansi dalam melakukan usaha," lanjut orang nomor satu di jajaran Pemprov tersebut.<br /><br />Karena, menurut Gubernur Kalsel dua periode itu, dalam menjalankan usaha dengan status sebagai PD, ada beberapa kelemahan yang berpotensi menghabat upaya percepatan, terutama dari sisi permodalan, pengembangan usaa, dan manajemen.<br /><br />Pertimbangan lain yang melatarbelakangi perubahan badan hukum, yaitu berdasarkan fakta, bahwa beberapa anak perusahaan dari Bangun Banua itu status badan hukumnya sudah berbentuk PT.<br /><br />"Dengan beberapa pertimbangan itu pula, kami berpendapat bahwa perubahan bentuk badan hukum PD Bangun Banua Kalsel menjadi PT harus segera dilakukan," ujarnya.<br /><br />"Dengan perubahan status itu pula, BUMD tersebut diharapkan dapat mengatasi kelemahan-kelemahan, seperti legalitas/kepastian hukum, akumulasi modal, pengambilan keputusan, serta profesionalisme manajemen," lanjutnya.<br /><br />Selain itu, tenaga kerja, serta dapat bersaing bebas dengan pelaku usaha lain dalam memanfaatkan peluang-peluang usaha, dimana tujuan akhirnya peningkatan perekonomian daerah, demikian Rudy Ariffin.<br /><br />Berdasarkan Perda Kalsel Nomor 07 tahun 1986 yang diubah dengan Perda Nomor 09 tahun 2007, bidang usaha PD Bangun Banua itu meliputi pertambangan umum dan energi.<br /><br />Selain itu, bidang perhotelan, pertanahan, pertanian umum, serta pedagangan, industri dan jasa lainnya (termasuk usaha penyewaan alat berat), dan properti. <strong>(das/ant)</strong></p>