Perusahaan Diminta Beri Dispensasi Karyawan Saat Pilkada

oleh

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah meminta perusahaan memberi dispensasi kepada karyawan mereka saat pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2015. <p style="text-align: justify;">"Dimohon juga memberikan dispensasi untuk petugas-petugas PPS yang bekerja di perusahaan agar penyelenggaraan pilkada berjalan dengan baik," kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Kotim Multazam di Sampit, Jumat.<br /><br />Dia mengatakan, pesan itu disampaikan Penjabat Bupati, Godlin saat kunjungan kerja di sejumlah kecamatan, khususnya kawasan Utara yang dipusatkan di Kecamatan Parenggean. Pemerintah daerah berharap perusahaan ikut menyukseskan pelaksanaan pemilu kepala daerah.<br /><br />Ada dua pemilihan yang digelar di Kalteng, yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang diikuti dua pasangan calon serta pemilihan bupati dan wakil bupati Kotim yang diikuti empat pasangan calon.<br /><br />Dukungan ratusan perusahaan di Kotim sangat penting demi kesuksesan Pilkada. Pemilih yang berada di lingkungan perusahaan diperkirakan mencapai puluhan ribu orang sehingga berkontribusi besar terhadap tingkat partisipasi pemilih.<br /><br />Manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit, tambang, kehutanan dan lainnya diminta memberi dispensasi, kemudahan dan mendorong karyawannya untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik.<br /><br />Perusahaan tidak boleh mengintervensi atau menghalangi karyawan dalam menggunakan hak pilihnya. Jika ada karyawan dan terlibat menjadi petugas pelaksanaan pemilu kepala daerah, maka perusahaan diharapkan memberi dispensasi.<br /><br />"Untuk mengantisipasi hujan, diminta kepada PPS penyelenggara bisa menggunkan fasilitas gedung sekolah atau gedung pertemuan lainnya sebagai lokasi pemungutan suara," sambung Multazam.<br /><br />Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kotim, Najmi Fuadi menyampaikan harapan yang sama. Dia meminta perusahaan memberi kemudahan bagi karyawan untuk menggunakan hak pilihnya.<br /><br />"Kami juga meminta perusahaan memfasilitasi jika distribusi dan pengantaran logistik pilkada melalui jalan perusahaan. Kami khawatir jalan rusak saat hujan, jadi mohon dibantu," harap Najmi.<br /><br />Distribusi logistik pemilu kepala daerah rencananya mulai didistribusikan pada 5 Desember nanti. Logistik ditargetkan paling lambat tiba di lokasi pada 8 Desember sehingga bisa digunakan saat pilkada 9 Desember nanti. (das/ant)</p>