Home / Tak Berkategori

Perusahaan Main Garap, Warga Berang

- Jurnalis

Rabu, 8 Juni 2011 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik investasi perkebunan kelapa sawit semakin kerap terjadi di Sintang, kali ini lantaran belum ada penegasan tata batas antardesa, belasan warga Dusun Kebah Desa Gandis Hilir Kecamatan Dedai menghadang alat berat perusahaan yang sedang membuka lahan. <p style="text-align: justify;">Kepala Dusun Kebah, Florensius Salu membenarkan kejadian tersebut yang menurutnya berlangsung Sabtu (5/6) lalu.<br /><br />“Begitu tahu ada aktivitas pembukaan lahan di lokasi yang masuk wilayah Dusun Kebah, kami langsung menuju lokasi meminta kontraktor yang membuka lahan itu menghentikan aktivitasnya,” kata Salu, Selasa (7/6) di Sintang.<br /><br />Ia mengatakan, sedianya lahan yang akan dibuka tersebut diperkirakan mencapai satu blok atau sekitar 30 hektar, namun yang sudah berhasil dibersihkan baru seluas 15 hektar.<br /><br />“Jelas kami tidak terima karena lokasi itu masuk wilayah kami yang sejak awal sudah menolak sawit, apalagi ada pohon tengkawang kami yang ikut ditebang, terlepas masalah tata batas yang sampai saat ini terkesan lamban diselesaikan pemerintah daerah,” ujarnya.<br /><br />Persoalan lahan ini sebenarnya sudah lama menjadi keluhan warga Dusun Kebah, apalagi menurut Salu sejak awal warganya sudah menolak beroperasinya PT Wahana Plantations and Product (WPP) di wilayah mereka.<br /><br />“Yang kami harapkan saat ini ada ketegasan dari pemerintah daerah untuk penegasan batas dusun kami dengan desa sebelah karena batas ini masih menjadi masalah, jangan sampai masalah ini berkepanjangan,” ucapnya.<br /><br />Menurutnya paska laporan yang disampaikan warga Kebah ke Polres Sintang beberapa bulan lalu terkait aktivitas pembalakan liar diareal yang diakui sebagai wilayah Kebah dan diduga juga diakui masuk dalam izin perusahaan, memang beberapa hari setelah laporan mereka, aktivitas pembalakan berhenti.<strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru