Perusahaan Perkebunan Diminta Bantu Masyarakat Terdampak Corona

oleh
Anggota DPRD Sintang, Rudy Andryas

SINTANG, KN – Penyebaran virus corona yang sudah sampai ke Kalbar, termasuk dibeberapa kabupaten/kota di wilayah timur, harus disikapi secara serius oleh semua pihak. Untuk melakukan pencegahan serta penanggulangan corona tidak hanya bergantung pada pemerintah. Perlu peran semua pihak, yakni masyarakat, pelaku usaha, tenaga medis dan pihak terkait lainnya.

Selain itu, upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak corona juga harus jadi perhatian oleh investor atau perusahaan perkebunan di Kabupaten Sintang. Apalagi jumlah perusahaan perkebunan di Sintang sangat banyak.

“Perusahaan sawit harus ikut serta membantu pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan corona di Kabupaten Sintang. Serta membantu perekonomian masyarakat terdampak corona di daerah-daerah tempatnya berinvestasi,” kata Anggota DPRD Sintang Rudy Andryas.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk pencegahan corona adalah harus ikut memantau karyawan-karyawan mereka yang datang dari luar Sintang. Mereka tetap harus mengikuti protokol pencegahan COVID-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Misalnya soal prosedur karantina mandiri bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) selama 14 hari ketika datang ke Sintang. Itu harus diikuti. Jangan diabaikan. Jangan sampai, karyawan yang masuk terkesan dibiarkan, sama seperti sebelum-sebelumnya. Semua karyawan yang datang dari luar Sintang harus patuh protocol pencegahan corona yang sudah ditetapkan pemerintah. Jangan main rekrut, kemudian di bawa ke perusahaan, tanpa diawasi oleh petugas,” katanya mengingatkan.

Dalam upaya pencegahan corona, perusahaan perkebunan harus proaktif. Terutama untuk melapor ke posko jika membawa karyawan dari luar Sintang. Serta menyiapkan bilik untuk karantina bagi karyawan yang baru datang ke Sintang.

“Intinya harus patuh aturan dan proaktif,” tegas mantan pemain sepakbola Perista Sintang.(*)