Petani Ikan Keramba Barsel Rugi Rp4,5 Miliar

oleh

Berdasarkan estimasi Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Selatan (Barsel), kerugian yang diterima oleh para petani ikan keramba setempat akibat matinya ribuan ikan mas beberapa waktu lalu mencapai Rp4,5 miliar. <p style="text-align: justify;">Nilai kerugian tersebut terdiri atas selisih harga jual 65 persen dari 206,25 ton ikan kali Rp13.000 kurang lebih Rp1,81 miliar, sedangkan nilai selisih dari umur ikan tiga bulan seberat 123,75 ton kali Rp18.500 mencapai Rp2,29 miliar.<br /><br />Sebesar 65 persen itu sempat terjual dengan harga Rp5.000 per kilogram yakni Rp402 juta, kata Kepala Diskanak Barsel Eko Budi Suharto, di Buntok, Sabtu.<br /><br />Kerugian tersebut tidak dihitung hanya pada ikan yang berumur tiga bulan, tapi juga pada ikan mas yang berumur 2 bulan dengan berat 41,25 ton dikalikan Rp18.500 sekitar Rp763 juta dan Rp82,5 juta dari pembelian benih umur satu bulan sebanyak 412.500 ekor dikalikan Rp 200 per ekornya.<br /><br />Untuk menyikapi kerugian para petani ikan keramba tersebut, Pemkab Barsel rencananya akan memberikan bantuan kepada para pemilik keramba berupa bibit ikan selain ikan mas.<br /><br />Bantuan berupa bibit ikan kepada para petani keramba tersebut sudah dianggarkan pada APBD Barsel Tahun Anggaran 2012 dan menunggu persetujuan DPRD Barsel sehingga dana tersebut dapat diberikan dalam waktu dekat.<br /><br />"Terkait berapa jumlah bantuan tersebut kami masih menunggu hasil pembahasan di DPRD Barsel dan sifatnya hanya meringankan beban bagi para petani yang mengalami kerugian akibat ikan peliharannya terkerna virus," ucapnya.<br /><br />Selain mendapatkan bantuan dari APBD Barsel, para petani keramba juga akan mendapatkan bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp325 juta.<br /><br />"Sedangkan untuk bantuan dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah masih kami upayakan, dan hal itu sudah diajukan permohonan bantuannya," jelas Eko.<br /><br /&gt;Ia mengutarakan, masih ada beberapa petani ikan keramba yang mengalami musibah serupa namun belum melaporkan berapa nilai kerugian mereka sehingga pihaknya tidak dapat mengestimasi jumlah kerugiannya.<br /><br />Secara terpisah salah seorang petani keramba Barsel Eddy mengatakan sangat berterima kasih dengan kepedulian Pemkab Barsel terhadap musibah yang menimpa mereka.<br /><br />"Tentu kami senang sekali dengan adanya bantuan tersebut, sehingga para petani ikan keramba yang ada masih bisa melanjutkan usahanya," ujar Eddy. <strong>(phs/Ant)</strong></p>