Petani Karet Keluhkan Serangan Jamur Akar Putih

oleh

Sejumlah petani karet di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai mengeluhkan serangan jamur akar putih terhadap tanaman mereka. <p style="text-align: justify;">Menurut Rahman satu petani karet asal Desa Kambitin Kecamatan Tanjung, Senin, akibat serangan jamur akar putih (JAP) tanaman karetnya jadi layu dan menguning.<br /><br />"Tanaman karet yang terserang jamur akar putih biasanya jadi mati dan kondisi ini tentu saja mengurangi produksi karet kami," ujar Rahman.<br /><br />Sementara itu Dinas perkebunan Tabalong telah melakukan sosialiasi pengendalian JAP di tiga desa yakni Desa Padangin Kecamatan Tanta, Desa Walangkir Kecamatan Tanta, dan Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak.<br /><br />Kabid sarana, prasarana dan perlindungan, Disbun Tabalong, Haryadi mengatakan penyekit JAP bisa ditanggulangi dengan diberi obat termasuk pengendalian hayati melalui penanaman jenis rempah-rempah seperti jahe.<br /><br />"Sosialisasi pengendalian jamur akar putih sudah kita laksanakan di tiga desa dan biasanya penyakit ini menyerang pada tanaman karet usia 1-5 tahun," jelas Haryadi.<br /><br />Haryadi mengaku serangan jamur akar putih di tiga desa tersebut cukup banyak termasuk kegiatan peremajaan tanaman karet sehingga sosialisasi dilaksanakan di sana.<br /><br />Selain itu banyaknya jenis karet tua yang belum dilakukan peremajaan juga rentan terserang jamur akar putih dan bisa menular melalui kontak langsung antara akar atau tunggul yang sakit dengan akar tanaman sehat.<br /><br />"Upaya peremajaan perlu dilakukan untuk meminimalkan serangan jamur akar putih dan tunggul bekas tebangan pun harus dibongkar untuk menghindari penularan," tambahnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>