Peternak Ayam Kalsel Dihimbau Waspadai ND

oleh

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, khususnya yang beternak ayam, dihimbau agar mewaspadai serangan virus New castle Desease atau ND Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, Royama Basuni Senin. <p style="text-align: justify;">Menurutnya saat ini sudah banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan ternak ayam mereka mati karena terserang virus ND.<br /><br />"Laporan yang disampaikan kebanyakan secara lisan dan sudah ditindaklanjuti sehingga berdasarkan pemeriksaan dapat dipastikan bila kematian ayam-ayam tersebut disebabkan oleh serangan virus ND," ujarnya.<br /><br />Virus ND hingga saat ini tidak ada obatnya sehingga yang dapat dilakukan hanyalah upaya pencegahan sebelum ternak terserang.<br /><br />Upaya pencegahan ujarnya, dapat dilakukan melalui langkah desinfeksi atau penyemprotan terhadap kandang ayam dan pemberian vaksin.<br /><br />"Sayangnya masih banyak masyarakat yang enggan melakukan upaya pencegahan tersebut karena dianggap wajar dan biasa terjadi pada saat perubahan musim," katanya.<br /><br />Virus ND biasanya mewabah pada masa pancaroba atau peralihan dari kemarau ke musim hujan atau sebaliknya, dimana saat seperti itu terjadi fluktuasi suhu yang ekstrim dan cepat.<br /><br />Virus ND merupakan penyakit sejenis flu yang menyerang hewan jenis unggas seperti ayam buras dan ayam kampung, sedang ayam pedaging lebih tahan karena sejak dipembibitan telah diberikan vaksinasi.<br /><br />"Virus ND tergolong berbahaya karena bisa berakibat kematian pada unggas hingga 100 persen namun tidak berbahaya bagi manusia," tambahnya.<br /><br />Di wilayah HSS, para peternak kebanyakan memelihara ayam mereka dengan cara tradisional sehingga pembuatan kandang sering tidak tepat letaknya seperti di bawah kolong rumah.<br /><br />Letak kandang ayam yang tidak sesuai menjadi salah satu penyebab sulitnya dilakukan penyemprotan atau desinfeksi sehingga rentan serangan virus ND. <strong>(phs/Ant)</strong></p>