Petualang Si Tangan Panjang Berakhir Di Sintang

oleh

Setelah beberapa hari diincar, akhirnya ketangkap juga. Itulah yang disampaikan Kapolsek Nanga Pinoh, AKP. Yoyok Kuswoyo, terhadap Wahyu (22), seorang resedivis yang melakukan kembali melakukan aksi akci pencurian di Desa Paal. <p style="text-align: justify;">Yoyok menjelaskan, pada hari sabtu&nbsp; 7 September 2015 pukul 14.00 wib tersangka bertamu ke rumah korban bernama Yuventus, di Desa Paal. Korban pada saat itu sedang tidur siang, ketika itulah korban melakukan aksinya. <br /><br />"Pada saat korban tidur siang tersangka mengambil barang-barang milik korban, berupa laptop, dompet yang isi uang Rp. 1,4 juta serta uang tunai di lemari yang kata korban isinya Rp150 juta," kata Yoyok, Minggu (20/9).<br /><br />Dari laporan tersebutlah, Lanjut Yoyok, pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap keberadaan tersangka, yang memang sudah sering melakukan pencurian lintas kabupaten itu. Upaya tersebut membuahkan hasil. <br /><br />"Seminggu kemudian setelah dilakukan penyelidikan tersangka berhasil diamankan di daerah kecamatan Kelam Permai Sintang di rumah tunangannya pada 14 September. Tersangka ini ternyata merupakan pelaku pencurian lintas kabupaten, Sintang, Melawi, Sekadau dan Sanggau," jelasnya.<br /><br />Dari tangan tersangka, pihak kepolisian berhasil mengamankan Barang bukri (BB) berupa laptop & dompet korban bernama yuventus tadi. "Sebelumnya tersangka beserta kawannya yang masih buron juga telah membobol toko di Nanga Pinoh dengan kerugian puluhan juta rupiah," bebernya.<br /><br />Tersangka, tambah Yoyok, juga merupakan incaran pihak polres sintang karena juga melakukan aksi pencurian di Sintang. Sehingga, pada saat ditangkap, tersangka sempat dibawa ke Polres Sintang. <br /><br />"Tersangka merupakan Residivis yang telah keluar masuk penjara 3 kali untuk di Nanga pinoh ini," katanya.<br /><br />Akibat perbuatannya, tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Nanga Pinoh. Begitu juga dengan barang buktinya, sudah diamankan di Polsek Nanga Pinoh. </p> <p style="text-align: justify;">"Pasal yang dikenakan terhadap tersangka yakni pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun," pungkasnya. (KN)</p>