PGRI Jangan Terlibat Politik Praktis

oleh
oleh

PGRI adalah organisasi besar yang bukan hanya milik para guru, akan tetapi juga milik masyarakat. Selain itu PGRI juga harus kuat serta bermartabat baik secara internal maupun eksternal. <p style="text-align: justify;">Demikian ditegaskan Ketua PGRI Ketapang Syahwaldi  kepada kalimantan-news.com di gedung PGRI Sintang.<br /><br />“Jadi organisasi ini tidak hanya sebatas wadah perjuangan para guru tetapi juga masyarakat,” ungkapnya.<br /><br />Dirinya mencontohkan, PGRI harus peduli dengan masyarakat miskin yang anaknya putus sekolah karena ketidak mampuan ekonomi. Artinya, PGRI juga bertugas untuk mengawal kemajuan pendidikan serta menciptakan SDM bagi bangsa khususnya daerah masing-masing.<br /><br />Terkait dengan pemilihan kepala daerah, dirinya menyatakan agar organisasi PGRI sebagai organisasinya para pendidik, hendaknya dapat dijadikan contoh organisasi lainnya dengan tidak berpihak dengan salah satu calon alias netral.<br /><br />“Secara khusus organisasi ini harus jauh dari politik praktis, tapi bukan berarti melarang anggotanya. Silahkan saja sejauh tidak membawa nama organisasi. Guru juga masyarakat yang sama memiliki hak pilih, jadi mereka harus dapat memilih calon yang benar-benar dapat membangun daerah serta memperjuangkan dunia pendidikan.” ungkapnya. <strong>(*)</strong></p>