Home / Tak Berkategori

Pidato Terganggu, Cornelis Tegur Peserta Yang Tak Simak Sambutan Menteri

- Jurnalis

Jumat, 25 November 2011 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, saat membacakan pidato Menteri Pendidikan & Kebudayaan dalam rangka peringatan hari guru nasional ke-18 dan HUT PGRI ke 66 tingkat provinsi Kalimantan Barat, Jumat (25/11/2011) yang dipusatkan di Sintang, sempat menegur peserta yang hadir dalam GOR Apang Semangai yang satu sama lain ngobrol sehingga suasana gedung menjadi berisik. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut terjadi, ketika pidato berlangsung kurang lebih 5 menit. Saat itu, Cornelis yang merasa terganggu langsung menghentikan membaca sambutan, kemudian langsung menegur peserta yang hadir.<br /><br />“Ngomong dulu ya. Saya berhenti dulu membacakan pidato menteri ini. Silahkan ribut…bisik-bisik. Kalau sudah, saya lanjutkan kembali sambutan pemerintah yang diwakili Menteri Pendidikan. Kalau boleh saya lanjutkan, kalau tidak saya duduk kembali. Boleh…,” teriak Cornelis.<br /><br />Mendadak peserta yang tadinya gaduh langsung diam dan menjawab boleh, meskipun tergengar samar-samar.<br /><br /><strong></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Tugas Guru Mulia </strong><br /><br />Dalam sambutan yang dibacakan Gubernur, Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan M.Nuh mengungkapkan, guru teladan adalah guru yang dapat merasakan dan menyentuh pinggiran masa depan.<br /><br />“Cukup dapat menyentuh pinggiran masa depan, karena melalui persinggungan dengan peserta didiknya yang mewakili masa depan tersebut, profesi guru menjadi jauh lebih menarik daripada profesi yang lain. Itulah sesungguhnya jawaban Guru Teladan,” kata Cornelis.<br /><br />Dilanjutkan, Kemampuan menyentuh masa depan, walaupun hanya pinggirannya, menempatkan guru pada tanggung jawab yang sangat berat, namun mulia, karena kemampuan dan kesempatan itu tidak dimiliki yang lain.<br /><br />“Pada diri seorang guru tertumpu beban tanggung jawab menyiapkan masa depan yang lebih baik, yaitu dengan berfungsi sebagai jembatan bagi para peserta didik untuk melintas menuju masa depan mereka,” kata Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, seperti yang disampaikan Gubernur.<br /><br />Menurut Gubernur, tugas guru sangat mulia karena menyiapkan generasi penerus demi masa depannya yang lebih baik, lebih berbudaya, dan sekaligus membangun peradaban. <br /><br />“Dengan demikian, guru adalah mulia, menjadi guru berarti menjadi mulia, bahkan kemuliaannya sama sekali tidak memerlukan atribut tambahan. Memuliakan profesi yang mulia  adalah kemuliaan, dan hanya orang-orang mulia yang tahu bagaimana memuliakan dan menghargai kemuliaan,” ungkapnya.<br /><br />Lebih lanjut disampaikan, profesionalitas guru akan terasa hasilnya pada masa depan, yang apabila salah arah, akan mustahil diputar kembali untuk memperbaikinya, karena pendidikan adalah proses yang tidak bisa dibalik. Bahkan ke depannya bukan hanya kesiapan yang akan diukur, tetapi lebih jauh lagi adalah kelayakan seseorang menjalani profesi guru. <br /><br />“Dengan cara ini kita dapat menjamin bahwa menjadi guru, selain karena panggilan hati nurani, ia telah siap dan layak menjalani profesi guru. Pemberian perhatian secara khusus mulai dari perekrutan calon guru, pendidikan guru, peningkatan profesionalitas, sampai dengan perlindungan dan kesejahteraan guru harus dilakukan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB