Pimpinan DPRD Kalimantan Selatan sepakat meminta tutup tempat hiburan malam, terutama saat pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran Tingkat Nasional Tahun 2011 yang berlangsung di Banjarmasin Juni mendatang. <p style="text-align: justify;">Kesepakatan itu dikemukakan Ketua DPRD Kalsel, Kolonel Inf. (Purn) Nasib Alamsyah, didampingi wakil-wakilnya H Riswandi dan Fathurrahman, di Banjarmasin, Senin, seiring imbauan gubernur provinsi setempat, H Rudy Ariffin agar THM tutup selama STQ Nasional.<br /><br />"Guna menyukseskan Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQ Nas) 2011, yang berlangsung di Banjarmasin Juni mendatang dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan sebaiknya THM di ibukota provinsi, untuk sementara tutup," katanya.<br /><br />Menurut politisi Partai Golkar tersebut, THM salah satu tempat yang bisa menimbulkan permasalahan sosial kemasyarakatan, termasuk tindak kriminal.<br /><br />"Oleh karena itu guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan sebaiknya THM tutup selama STQ Nasional berlangsung. Sebab dalam pendekatan keamanan serta ketertiban masyarakat, lebih baik pencegahan dari pada penindakan," demikian Nasib Alamsyah.<br /><br />Sementara itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalsel, Riswandi menyatakan, kalau perlu THM tutup bukan cuma selama pelaksanaan STQ Nasional di provinsinya, tapi bisa juga untuk selama-lamanya.<br /><br />Pernyataan anggota DPRD Kalsel dua periode dari PKS itu berdasarkan atau melalui pendekatan asas manfaat dan mudarat.<br /><br />Ia memaklumi, keberadaan THM salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD), tapi hasilnya tidak terlalu signifikan atau tidak seimbang dengan kerusakan moral generasi bangsa.<br /><br />"Oleh sebab itu, menurut saya THM lebih baik tutup, karena cukup rawan dan berpotensi kerusakan moral generasi bangsa. Sementara hasil dari THM tak bisa menjadi ukuran dan jaminan bisa memperbaiki moral generasi bangsa," demikian Riswandi.<br /><br />Sebelumnya, orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel mengimbau, THM yang ada di kota seribu sungai khususnya agar tutup selama STQ Nasional berlangsung, guna lebih memberi nuansa Islami dalam kemasyarakatan yang religius.<br /><br />Menurut rencana panggung utama pelaksanaan STQ Nasional 2011 di halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, yang berada di "jantung kota" ibu kota Kalsel. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














