PKK-Nestle Kerja Sama Majukan Kader Posyandu

oleh

Tim Penggerak PKK Pusat dan Nestle DANCOW Batita melakukan kerja sama meningkatkan kinerja kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) guna membantu orangtua mewujudkan tumbuh kembang anak melalui gerakan Posyandu tumbuh, aktif dan tanggap. <p style="text-align: justify;">Nota kesepahaman itu ditandatangani di Pontianak, Senin, oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Vita Gamawan Fauzi dan Direktur Dairy Business Nestle Indonesia Jason Avancena sebagai rangkaian pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat VIII dari Hari Kesatuan gerak PKK ke-39 di Pontianak yang rencana juga dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani Yudhoyono dan rombongan.<br /><br />Ketua Umum Tim Penggerak PKK Vita Gamawan Fauzi menyatakan, kerja sama itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja kader dan fungsi Posyandu dalam membantu orangtua dan keluarga memantau tumbuh kembang anaknya agar optimal.<br /><br />"Kami berharap dengan kerja sama ini dapat memaksimalkan peran para kader Posyandu dalam membantu orangtua dalam tumbuh dan kembang anaknya," katanya.<br /><br />Psikolog anak dari Universitas Indonesia Dra Mayke S Tedjasaputra MSI menyatakan, tumbuh kembang anak dapat dipantau dan diukur dengan tiga tanda, yakni tumbuh, aktif dan tanggap (TAT).<br /><br />Untuk pertumbuhan fisik diperlukan gizi yang tepat salah satunya melalui kebaikan susu untuk mendukung pertumbuhan bayi di bawah tiga tahun (Batita). Selain gizi, permainan stimulan dan mainan juga penting diberikan bagi Batita salah satu bentuknya untuk mengembangkan aspek motorik halus dan kasar seorang anak, misalnya mengenal warna bentuk dan sebagainya.<br /><br />"Bermain merupakan hak anak, dan itu semua penting dengan pendidikan itu sendiri. Bermain yang melibatkan interaksi akan merangsang pola pikir anak, juga melatih kecerdasan emosi mereka," kata Mayke.<br /><br />Ruang lingkup kerja sama tersebut, yakni majukan kader Posyandu antara Tim Penggerak PKK dan Nestle DANCOW yakni, kelas kader TAT, kunjungan ke Posyandu TAT, kontes Posyandu TAT, tahun 2011 akan diselenggarakan di 1.800 Posyandu di 40 kota dari 15 provinsi.<br /><br />Data Nestle DANCOW, mencatat sejak tahun 2008 hingga sekarang program Nestle DANCOW telah menjangkau sekitar 10 ribu kader Posyandu dari sekitar 2.000 Posyandu di 14 provinsi serta melibatkan sekitar 200 ribu ibu rumah tangga.<br /><br />Sementara itu, Direktur Dairy Business Nestle Indonesia Jason Avancena menyatakan, pihaknya menargetkan semua provinsi bisa dilakukan kerja sama seperti itu dalam meningkatkan kinerja kader Posyandu melalui gerakan TAT.<br /><br />"Ke depan tidak hanya di 15 provinsi tetapi mencakup semua provinsi yang ada semua sesuai komitmen kami dalam meningkatkan pertumbuhan anak melalui Posyandu TAT," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>