PKK Turut Galakkan Ketahanan Pangan Daerah

oleh

Dalam rangka hari peringatan PKK yang ke-39, beberapa waktu lalu para ibu PKK menggelar lomba masak se-Kabupaten Kapuas Hulu. Acara tersebut dilaksanakan di gedung SKB Putussibau, dengan tujuan untuk menggalakkan ketahanan pangan khusus di Bumi Uncak Kapuas. Lomba masak yang diikuti oleh 20 peserta dari seluruh Kabupaten Kapuas Hulu ini, melibatkan ibu-ibu untuk meningkatkan kreatifitas dalam memasak, agar dapat memenuhi menu masakan yang beragam, bergizi dan berimbang (3B). <p style="text-align: justify;">“Dari menu 3B tersebut kita akan menumbuhkan kembangkan kualitas masyarakat Kapuas Hulu ini khususnya bagi ibu, untuk membuat masakan yang sehat tapi tetap menggunakan bahan dasar yang dihasilkan oleh daerah Kapuas Hulu sendiri,” papar Erlina Wati Nasir, Ketua TP PKK Kapuas Hulu kepada sejumlah wartawan usai mengecek beberapa menu masakan milik peserta.<br /><br />Masakan yang menggunakan bahan dasar dari hasil daerah sendiri, berdampak pada ketahanan pangan yang secara umum perlu terus di tingkatkan dalam setiap daerah.<br /><br />Menurut Herlina bahwa bahan dasar masakan yang digunakan   tidak perlu berasal dari daerah lain.  <br /><br />"Asalkan bisa dikelola dengan baik, sebab bahan dasar dari daerah sendiri tidak akan kalah kualitas dengan masakan yang berbahan dari daerah lain bahkan luar negri sekalipun,” katanya. <br /><br />Pemanfaatan bahan masakan dari daerah sendiri merupakan suatu solusi nyata bagi daerah, untuk mempertahankan ketahanan pangan. Dalam ketahanan pangan daerah, semua bahan baku hasil daerah merupakan konci dasar untuk meningkatkan sumber pangan ini.<br /><br />“Manfaatkanlah sumber yang ada ini dengan baik, agar daerah ini mempunyai sumber pangan berlimpah, berasal dari daerah ini juga,” ucapnya. <br /><br />Suatu daerah yang mempunyai ketahanan pangan baik, masyarakatnya bisa hidup dengan penuh kemakmuran. Dalam hal ini Erlina menjelaskan negara-negara yang kekurangan pangan pasti kehidupan masyarakatnya selalu terpuruk. <br /><br />“Di negara Ethopia masyarakatnya menderita busung lapar, akibat negara tersebut tidak mempunyai ketahanan pangan yang baik,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>