PLN Bangun PLTU 272 MW Hingga 2014

oleh

PT PLN Wilayah Kalimantan Barat menargetkan hingga tahun 2014 membangun delapan unit pembangkit listrik tenaga uap dengan total kapasitas 272 Mega Watt (MW). <p style="text-align: justify;">"General Manajer" PLN Wilayah Kalbar, Daniel S Bangun di Pontianak, Jumat, mengataka, PLTU tersebut untuk memperkuat kondisi kelistrikan di provinsi itu serta mengganti mesin pembangkit yang selama ini masih menggunakan bahan bakar minyak.<br /><br />"Sampai sekarang, mesin pembangkit listrik di Kalbar masih menggunakan bahan bakar minyak," kata dia.<br /><br />Rinciannya, PLTU yang akan dibangun itu yakni PLTU Kalbar I di Jungkat, Kabupaten Pontianak berkapasitas 2 x 50 MW dengan target operasional tahun 2013. Kemudian, PLTU Kalbar II di Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang, 2 x 27,5 MW, target operasional tahun 2013.<br /><br />PLTU Kalbar III, juga di Tanjung Gundul, dengan kapasitas 2 x 50 MW, target operasional tahun 2014. PLTU Sanggau berkapasitas 2 x 7 MW, target operasional 2013.<br /><br />PLTU Sintang, kapasitas 3 x 7 MW, target operasional 2013. PLTU Ketapang, 2 x 10 MW, target operasional 2013.<br /><br />Lalu, dua PLTU swasta yakni di Ketapang berkapasitas 2 x 6 MW; target operasional tahun 2013 dan PLTU Parit Berkat di Jungkat berkapasitas 2 x 25 MW, target operasional 2014.<br /><br />Ia mengakui, terjadi kelambanan di sejumlah proyek tersebut, sehingga operasionalnya meleset dari target awal. "Misalnya untuk PLTU Parit Berkat, karena terhambat negosiasi ulang harga jual," ungkap dia.<br /><br />Ia menambahkan, untuk mengantisipasi keterlambatan pembangunan mesin pembangkit tersebut, PLN melakukan sejumlah langkah. Di antaranya menyewa mesin pembangkit diesel untuk memenuhi kebutuhan di berbagai daerah.<br /><br />"Totalnya dari sewa mesin ini, kita dapat 55 MW," tutur Daniel S Bangun. <strong>(phs/Ant)</strong></p>