PLN Berencana Bangun Pembangkit Tenaga Listrik Kotabaru

oleh

Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, H Irhami Ridjani, usai bertemu salah satu manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan, PLN berencana membangun pembangkit tenaga listrik berkapasitas 2 x 100 megawatt, untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Kotabaru. <p style="text-align: justify;">"Untuk membantu kelancaran operasi, pihak PLN minta jaminan Pemkab Kotabaru, terkait ketersediaan bahan bakar batubara," jelas Bupati, pada peringatan hari jadi Kotabaru ke-61, Rabu.<br /><br />Selain jaminan ketersediaan bahan bakar, pihak PLN juga meminta pemerintah daerah menyediakan lokasi.<br /><br />"Lokasi sudah kami siapkan, sementara jaminan bahan bakar kami juga memberikan jaminan bahwa bahan bakar batubara cukup tersedia," jelasnya.<br /><br />Menurut bupati, dengan pembangkit tenaga listrik berkapasitas 2 X 100 MW tersebut, Kabupaten Kotabaru dalam 30 hingga 40 tahun ke depan, tidak akan mengalami krisis listrik.<br /><br />Hal itu akan mendorong laju percepatan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian di Kotabaru.<br /><br />Bukan hanya itu, banyak hal yang dapat dilakukan oleh pelaku bisnis, investor lokal dan luar negeri serta masyarakat di daerah apabila listrik cukup tersedia.<br /><br />Industri-industri kecil akan tumbuh, lapangan usaha akan terbuka lebar, terutama industri properti dan industri manufaktur.<br /><br />Bupati berharap, dukungan dari legislatif, stake holder dan masyarakat Kotabaru dalam percepatan pembangunan di daerah.<br /><br />Sementara itu, PT PLN Cabang Kotabaru kini tengah membangun pembangkit tenaga listrik 2 X 7 MW di Desa Kemuning, Pulau Laut Utara, Kotabaru.<br /><br />Sebelumnya, General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Cabang Kotabaru, Ir H Burhan, mengatakan, Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (Pikitring) bekerjasama dengan Jasa Indonesia (JI) menetapkan bahwa PT Cyticom Waltes Jakarta adalah pemenang tender pembangunan pembangkit tenaga listrik 2 X 7 MW di Kotabaru.<br /><br />PT Cyticom Waltes akan mengerjakan pembangunan kontruksi dan infrastruktur pembangkit tenaga listrik dengan waktu 22 bulan atau dua tahun.<br /><br />Menurut jadwal, kata Burhan dalam sebuah kesempatan, pada Juni 2012 PT Cyticom Waltes menargetkan selesai membangun pembangkit tenaga listrik unit I, dan September selesai pembangunan unit II.<br /><br />"Pada bulan-bulan tersebut diharapkan operasi atau pengetesan sistem operasi (COD) sudah dapat dilaksanakan," demikian Burhan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>