Pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) masih berlangsung, masyarakat meminta PLN benar-benar serius membenahi masalah listrik di Sintang sehingga ke depan setiap ancaman gangguan sudah bisa diperkirakan dan bisa segera diatasi. <p style="text-align: justify;">“Kami sangat berharap ada keseriusan dalam mengurus listrik kita, jangan sampai ketika sudah terjadi kerusakan baru kalang kabut memperbaikinya sehingga butuh waktu lama,” kata Adrianto, pengurus DPD Lira Kabupaten Sintang kepada Kapuas Post, Rabu (09/11) di Sintang.<br /><br />Menurutnya, kondisi saat ini tentunya membuat warga sangat kesal karena pemadaman terjadi sudah diluar jadwal yang ditetapkan PLN sehingga wajar saja ada masyarakat yang datang ke PLN melakukan unjk rasa.<br /><br />“Saya kira sah-sah saja warga datang ke PLN berunjuk rasa karena memang pemadaman sudah diluar batas yang bisa ditoleransi, apalagi jika dibandingkan dengan kewajiban pembayaran dimana telat sehari saja pelanggan sudah kena denda,” tukasnya.<br /><br />Terlepas persoalan kendala pada mesin, sudah selayaknya pihak manajemen PLN yang ada di Sintang ini benar-benar serius mengelola energi listrik yang disalurkan ke masyarakat.<br /><br />“Kalau memang tidak mampu, saya yakin karyawan lain yang lebih mampu dan bisa lebih serius melaksanakan tugasnya banyak dimiliki PLN, cari orang yang benar-benar bisa meyakinan pimpinan di level atas bahwa masalah listrik di Sintang benar-benar krisis sehingga bisa cepat ditanggulangi,” ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan jika kendala listrik di Sintang tetap seperti ini maka kegiatan pembangunan akan terhambat, pertumbuhan ekonomi melambat dan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pun sulit tercapai.<br /><br />“Listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan utama, makanya sangat diharapkan masalah listrik di Sintang segera dibenahi, butuh keseriusan para pihak dan tentunya semua berharap masalah listrik ini cepat tuntas, tak ada lagi pemadaman dan wilayah yang belum teraliri bisa segera merasakan listrik,” ucapnya. <strong>(phs)</strong></p>















