PLN Ganti 37 Ribu Lebih Kwh Meter

oleh

PT PLN (Persero) wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, mengganti 37 ribu lebih KWH meter yang sudah tua milik pelanggan yang tersebar di dua provinsi itu. <p style="text-align: justify;">"Keseluruhan yang diganti 37.850 KWH meter," ujar General Manager PT PLN Kalselteng, Yudi Setio Wicaksono di Banjarbaru, Kamis.<br /><br />Ia mengatakan hal itu usai peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-66 tahun 2011 di halaman kantor PT PLN Kalselteng Jalan Panglima Batur Barat Banjarbaru yang diisi apel seluruh jajaran perusahaan tersebut.<br /><br />Disebutkan, target penggantian KWH meter per unit cabang adalah Cabang Banjarmasin 14.472 KWH meter, Barabai 8.821 KWH meter, Kotabaru 3.376 KWH meter, Palangkaraya 6.991 KWH meter, dan Kuala Kapuas 4.190 KWH meter.<br /><br />Ia mengatakan, selama bulan Januari – September 2011 direalisasikan penggantian 7.487KWH meter dan selama bulan Oktober bertepatan HLN ke-66 penggantiannya 3.172 KWH meter.<br /><br />"Sisanya sebanyak 27.194 KWH meter akan dilaksanakan penggantiannya pada bulan November dan Desember 2011 sehingga seluruh target 37.850 KWH meter terpenuhi," ungkapnya.<br /><br />Menurut dia, penggantian KWH meter tua milik pelanggan bertujuan meningkatkan dan menjaga akurasi pengukuran pemakaian listrik sehingga mendukung bisnis yang fair antara PLN dengan pelanggan.<br /><br />"Melalui pengukuran KWH meter yang akurat maka energi listrik yang digunakan pelanggan akan terukur dengan akurat sehingga pembayaran rekening listrik benar-benar sesuai pemakaian," ungkapnya.<br /><br />Dikatakan, program yang dicanangkan serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional ke-66 itu gratis karena pelanggan yang diganti kWh meternya tidak dipungut biaya apapun.<br /><br />Dijelaskan, KWH meter yang dibidik PLN untuk diganti adalah meteran yang sudah berumur lebih dari 20 tahun, termasuk juga KWH meter yang secara teknis mengalami gangguan atau kerusakan.<br /><br />"Jika KWH meter sudah tua apalagi rusak maka berpotensi mengurangi akurasi pengukuran pemakaian listrik sehingga mengurangi transparansi dan mengganggu proses bisnis yang lebih fair kepada pelanggan," ujarnya.<br /><br />Ditambahkan, selama tahun 2011, target penggantian KWH meter tua di seluruh Indonesia sebanyak 2,6 juta yang terdiri dari Jawa Bali 2,1 juta KWH meter.<br /><br />Indonesia Barat (Sumatera dan Kalimantan Barat) 300.000 KWH meter dan Indonesia Timur wilayah Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku dan Papua sebanyak 200.000 KWH meter. <strong>(phs/Ant)</strong></p>