PLN sedang membangun Pusat Listrik Tenaga Gasifikasi Batu Bara (PLTGB) di lima lokasi yang tersebar di Kalbar, kata General Manager PLN Wilayah Kalbar Bambang Budiarto di Sungai Raya, Kamis. <p style="text-align: justify;">"Keberadaan PLTGB ini tentunya akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kalbar, dan rencananya sudah beroperasi akhir tahun 2011 ini," katanya.<br /><br />Lima lokasi PLTGB, menurut dia, adalah di Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kubu Raya.<br /><br />Ia mengatakan, pelaksanaan pembangunan PLTGB itu, sesuai kontrak akan dilaksanakan selama tujuh bulan atau 210 hari kalender.<br /><br />"Untuk itu kita harapkan, dapat terlaksana tepat waktu agar masyarakat dapat dengan segera menikmatinya," katanya.<br /><br />Menurut dia, jika dalam pelaksanaan kontrak pembelian ini berjalan lancar, maka tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang, dari semula hanya lima tahun bisa menjadi 10 tahun.<br /><br />"Kita sepakat jangan sampai proyek ini tertunda. Bahkan sangat disayangkan pula, jika telantar karena proyek pembangunan PLTGB ini sudah ditargetkan dan dipantau langsung PLN Pusat," kata Bambang.<br /><br />Dengan beroperasinya PLTGB nantinya, PLN dapat menghemat pemakaian BBM/solar sebanyak 1,8 juta liter per bulan atau Rp5,3 miliar atau 21,7 juta liter per tahun dengan nilai nominal Rp63,6 miliar.<br /><br />Di Kubu Raya sendiri akan dibangun PLTGB sewa sembilan megawatt (MW). Ia menjelaskan, PLTGB sembilan MW ini adalah bagian dari total sewa PLTGB tahun 2011 sebesar 30 MW di wilayah Kalbar, yakni di Kabupaten Sintang sebesar tiga MW, di Kabupaten Sambas sebesar sembilan MW, di Kabupaten Sanggu sebesar enam MW, dan di Kabupaten Kayong Utara sebesar tiga MW yang akan memanfaatkan ketersediaan batu bara setempat.<br /><br />"Sewa PLTGB di wilayah Kalbar ini dilakukan untuk sementara sambil menunggu selesai dan beroperasinya pembangunan pembangkit PLTU 10.000 MW (skala besar) dan PLTU skala kecil," tuturnya.<br /><br />Sementara itu, Direktur Operasi Indonesia Bagian Barat Harry Jaya Pahlawan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kubu Raya yang telah mendukung dan antusias sekali terhadap pengembangan kelistrikan di Kalbar, khususnya di Kubu Raya.<br /><br />"Komitmen tersebut dibuktikan dengan mempermudah perizinan pembangunan sarana kelistrikan maupun bantuan Kalisda, yaitu pemberian kredit untuk masyarakat pedesaan," katanya.<br /><br />Semua ini, lanjut Harry, dalam upaya mendapatkan sambungan listrik PLN. Program yang baik ini mungkin dapat ditiru untuk daerah-daerah yang lain sehingga dapat membantu PLN untuk lebih meningkatkan rasio elektrifikasi.<br /><br />Sedangkan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengaku senang dengan dibangunnya PLTGB di Kubu Raya. Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi yang tinggi atas niat baik PLN Kalbar.<br /><br />Sebab menurutnya selama ini Kubu Raya masih kekurangan pasokan energi listrik. Sehingga konsekuensinya sering dilakukan pemadaman.<br /><br />"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga asset yang ada di Kubu Raya khususnya pembangkit PLN," kata Muda.<br /><br />Sebab, dengan adanya pembangkit ini di Kubu Raya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kalangan masyarakat, katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














