PLN Kalbar Ganti 140.000 Alat Kwh Meter

oleh

PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat berencana mengganti 140.000 alat "kilo watt hours" (KWH) meter yang berusia lebih dari 20 tahun. <p style="text-align: justify;">"Untuk tahun 2011, rencananya hingga akhir Desember ada 40.000 KWH meter yang akan diganti," kata General Manajer PT PLN Wilayah Kalbar, Daniel S Bangun di Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia menambahkan, hingga 27 Oktober 2011, tercatat ada 6.500 alat KWH yang sudah diganti oleh PLN.<br /><br />Ia menegaskan, konsumen tidak akan dikenakan biaya terkait penggantian tersebut. "Semua gratis, bebas biaya," kata Daniel S Bangun.<br /><br />Namun, lanjut dia, konsumen juga diberi kebebasan untuk mengikuti penggantian tersebut atau tidak.<br /><br />"Kalau mereka ingin bertahan dengan kWh yang lama, bukan sistem ‘voucher’, tidak apa-apa," kata dia.<br /><br />Secara nasional, tahun ini target penggantian KWH meter tua di seluruh Indonesia adalah 2,6 juta alat KWH meter. Terdiri atas Jawa Bali sebanyak 2,1 juta alat KWH meter, Indonesia Barat (Sumatera dan Kalimantan Barat) sebesar 300 ribu KWH meter, dan Indonesia Timur (Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, dan Papua) sebanyak 200 ribu alat KWH meter.<br /><br />Alat KWH meter merupakan alat ukur milik PLN yang dititipkan di tempat pelanggan dan berfungsi untuk mengukur pemakaian listrik pelanggan. Alat meteran yang sudah tua itu berpotensi mengurangi akurasi pengukuran pemakaian listrik.<br /><br />Saat ini, jumlah pelanggan PLN di Kalbar mencapai 652 ribu. Jumlah tersebut masih di bawah angka satu juta kepala keluarga, yang merupakan jumlah perkiraan kepala keluarga di Kalbar.<br /><br />Daniel menargetkan pada tahun 2012 rasio elektrifikasi di Kalbar mencapai 70 persen. Untuk menunjang target itu, di antaranya disiapkan mesin pembangkit PLN.<br /><br />"Jaringan listrik yang ada juga harus ditambah sampai ke pelosok yang selama ini belum terjangkau," ujar Daniel.<br /><br />Daniel mengatakan, ada sejumlah proyek pembangunan mesin pembangkit dan jaringan distribusi yang sedang dan akan dibangun di Kalbar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>