PLN Kalbar Kurangi Pemakaian BBM Tahun Depan

oleh
oleh

PLN Wilayah Kalimantan Barat akan mulai mengurangi penggunaan bahan bakar minyak untuk mesin pembangkit seiring bakal beroperasinya sejumlah mesin pembangkit non BBM pada tahun depan. <p style="text-align: justify;"><br />"Sudah ada yang masuk dalam rencana operasional tahun depan," kata General Manajer PLN Wilayah Kalbar, Hot Martua Bakara saat dihubungi di Pontianak, Kamis.<br /><br />Bahkan, lanjut dia, ada yang sudah direncanakan tahun ini operasional dan masuk ke sistem kelistrikan PLN Wilayah Kalbar.<br /><br />Misalnya PLTU Sungai Batu, Kabupaten Sanggau, berkapasitas 2 x 7 Mega Watt (MW). Saat ini, prosesnya dalam tahap komisioning dengan sistem kelistrikan di PLN Area Sanggau.<br /><br />Kemudian, Pembangkit Listrik Tenaga Gasifikasi Batubara (PLTGB) Tayan dengan kisaran besaran 6 MW.<br /><br />Selain itu, proyek lain yang diharapkan dapat beroperasi tahun depan PLTU berkapasitas 2 x 27,5 MW di Tanjung Gundul, Bengkayang.<br /><br />Proyek tersebut didanai anggaran PLN yang bersumber dari Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda). Sedangkan kontraktor pelaksana konsorsium dari Indo Fuji Energi, Advance Technology Indonesia, Persada Inti Energi, dan Guandong Machinery Imp&Exp Co Ltd.<br /><br />Lalu, PLTU 2 x 50 MW di Parit Baru, Jungkat, Kabupaten Pontianak, juga rencananya operasional pada tahun 2014.<br /><br />Ada dua perusahaan yang bertanggung jawab di proyek yang akan membantu pasokan energi listrik ke PLN Wilayah Kalbar itu, yakni PT Bumi Nusantara dan PT Jieneng Electric Power.<br /><br />Di Sintang, juga tengah dibangun PLTU berkapasitas 3 x 7 MW. PLN diperkirakan akan menghemat ratusan miliar rupiah per tahun dari pengurangan konsumsi BBM kalau PLTU tersebut beroperasi. <strong>(das/ant)</strong></p>