Home / Tak Berkategori

PLN Kalbar Masih Disubsidi Rp1,7 Triliun

- Jurnalis

Jumat, 23 Desember 2011 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Wilayah Kalimantan Barat tahun ini masih defisit sebesar Rp1,7 triliun terutama untuk memenuhi kebutuhan dalam pembelian bahan bakar minyak, sehingga disubsidi PLN Pusat. <p style="text-align: justify;">Menurut General Manajer PLN Wilayah Kalbar Daniel S Bangun di Pontianak, Jumat, defisit tersebut karena berkaitan dengan masalah operasional. "Sekitar 60 persen diantaranya untuk pembelian bahan bakar minyak," katanya.<br /><br />Ia mengakui penggunaan bahan bakar minyak untuk mesin pembangkit milik PLN membutuhkan biaya yang tinggi. "Tetapi sudah menjadi komitmen PLN untuk tetap melayani pelanggan sampai ke pelosok daerah," ujar dia.<br /><br />Menurut dia, PLN Wilayah Kalbar tidak memikirkan defisit tersebut, karena disubsidi PLN Pusat.<br /><br />Namun, kata dia, bukan berarti PLN tidak melakukan berbagai langkah untuk menekan angka defisit yang disubsidi PLN Pusat. "Misalnya penggunaan bahan bakar jenis marine ‘fuel oil’ yang harganya masih lebih murah dibanding ‘high speed diesel’," kata Daniel S Bangun yang sebelumnya bertugas di PLN Pusat itu.<br /><br />Sedangkan untuk persiapan Natal dan Tahun Baru 2012, ia optimistis dari segi kemampuan PLN Wilayah Kalbar dalam kondisi aman.<br /><br />Ia berharap tidak ada gangguan di sistem maupun jaringan yang dapat mengganggu pelayanan ke masyarakat.<br /><br />Daniel S Bangun tidak memungkiri bahwa ada masyarakat yang menganggap PLN menggunakan alasan klasik yakni permainan layang-layang menggunakan tali kawat sebagai penyebab utama pemadaman listrik kalau terjadi gangguan eksternal.<br /><br />"Tetapi memang seperti itu. Misalnya saja Kamis kemarin, terjadi gangguan di jaringan transmisi sehingga padam listrik," katanya.<br /><br />PLN tidak dapat serta merta menghidupkan dan menyalurkan listrik dari mesin pembangkit ke jaringan karena butuh waktu untuk memulihkan sistem agar kembali normal. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB