PLN Kalbar Optimistis Ramadhan Tanpa Pemadaman Bergilir

oleh
oleh

PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat optimistis menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun ini keandalan pelayanan listrik akan meningkat tanpa adanya pemadaman bergilir. <p style="text-align: justify;">"Sejumlah mesin yang disewa untuk memperkuat sistem sudah mulai masuk," kata GM PLN Wilayah Kalbar, Daniel S Bangun di Pontianak. Senin.<br /><br />Ia melanjutkan, saat ini sudah masuk ke sistem listrik dengan kapasitas 10 MW yang dipasang di Kota Singkawang.<br /><br />Ia menambahkan, dalam waktu dekat juga akan masuk lagi mesin berkapasitas 10 MW ke sistem.<br /><br />"Mesin-mesin tersebut dipasang di Kota Singkawang," kata Daniel S Bangun.<br /><br />Selain itu, lanjut dia, diharapkan pula mesin yang sebelumnya rusak juga sudah tuntas diperbaiki.<br /><br />Manajer Teknik PLN Wilayah Kalbar, Andreas Heru Sumaryanto mengatakan, untuk 10 MW tambahan ditargetkan mulai masuk sistem pada 17 Juli.<br /><br />"Total ada 20 MW untuk Kota Singkawang," ujar Andreas Heru.<br /><br />Ia berharap penambahan menjadi 35 MW untuk sistem khatulistiwa. Sistem Khatulistiwa merupakan sistem dengan mayoritas pelanggan PLN Kalbar mencakup Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, sebagian Kabupaten Landak dan Bengkayang.<br /><br />"Tambahan menjadi 35 MW kalau mesin milik PLN juga tuntas diperbaiki," kata dia.<br /><br />Selama ini, PLN Kalbar memasok listrik untuk Kota Singkawang dari Kota Pontianak melalui transmisi 150 kV.<br /><br />"Kalau ada mesin di Singkawang, berarti suplai dari Pontianak bisa dikurangi dan dioptimalkan untuk melayani pelanggan Pontianak dan sekitarnya," ujar Andreas Heru.<br /><br />Ia yakin, kondisi tersebut membuat PLN tidak perlu melakukan pemadaman bergilir.<strong> (phs/Ant)</strong></p>