PLN Kalbar Target Rasio Elektrifikasi 62,12 Persen

oleh

General Manajer PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Bambang Budiarto menargetkan, rasio elektrifikasi sebesar 62,12 persen dari saat ini 59,7 persen. <p style="text-align: justify;">"Untuk mencapai target itu butuh sekitar 45.500 pelanggan baru yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar," kata Bambang Budiarto di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Ia menjelaskan, salah satunya penyebab masih rendahnya rasio elektrifikasi di provinsi itu karena wilayah Kalbar yang sangat luas dan penyebaran penduduk belum merata.<br /><br />"Meskipun demikian, kami akan berusaha sekuat tenaga menaikkan rasio elektrifikasi tersebut hingga menyamai angka nasional," ujarnya.<br /><br />Untuk mencapai rasio elektrifikasi sebesar itu PT PLN Wilayah Kalbar tetap akan membeli listrik ke Sesco, Malaysia sebesar 1 MW untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di kawasan perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau.<br /><br />"Rencana pembelian itu sudah siap dan ditargetkan Juni ini sudah bisa koneksi," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, semua persiapan sudah siap termasuk trafo sehingga tinggal koneksi antara jaringan listrik milik Sesco, Malayasi dengan trafo milik PLN di Entikong.<br /><br />"Saat ini model beli listrik pada Sesco sudah diterapkan di Sajingan, Kabupaten Sambas dan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu guna memenuhi kekurangan energi listrik di kawasan perbatasan," katanya.<br /><br />Pembelian listrik dilakukan karena jarak antara jaringan listrik milik Sesco, Malaysia lebih dekat dibanding kalau PLN harus membangun jaringan yang ada untuk mengaliri listrik di kawasan perbatasan, katanya.<br /><br />Selain itu, kalau PLN harus membangun jaringan listrik di perbatasan pembangunan infrastrukturnya jauh sehingga memerlukan biaya yang tinggi.<br /><br />General Manajer PT PLN Wilayah Kalbar menyatakan, pembelian listrik semacam itu sifatnya hanya sementara sambil menunggu proses pembangunan dua pembangkit listrik tenaga uap kapasitas 255 MW di Parit Baru Pontianak dan Tanjung Gundul di Bengkayang.<br /><br />PLN Kalbar akan menerangi sekitar 12 desa di kawasan perbatasan Indonesia (Kalbar) – Malaysia pada 2011 ini.<br /><br />Desa-desa perbatasan yang masuk dalam program listrik masuk desa tersebut di antaranya Desa Temajok dan Aruk di Kabupaten Sambas, Jagoi Babang, Siding dan Jagoibelida di Kabupaten Bengkayang.<br /><br />Desa laionya Badau dan Puring Kencana di Kabupaten Kapuas Hulu, Desa Jasa di Kabupaten Sintang, dan Desa Suruh Tembawang, Desa Palak Pasang, Sekayam dan Desa Entikong di Kabupaten Sanggau. <strong>(das/ant)</strong></p>