PLN Latih 50 Guru SMK Se-Kalbar

oleh

Sebanyak 50 guru SMK se-Kalimantan Barat mengikuti peningkatan kompetensi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PLN Pusat selama dua minggu. <p style="text-align: justify;">Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy saat pelepasan di Balai Petitih, Pontianak, Selasa mengatakan, program yang dicanangkan PLN tersebut sangat mendukung kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia.<br /><br />"Saat ini, ketergantungan terhadap listrik sudah sangat tinggi. Ini perlu didukung oleh sumber daya manusia yang memadai," ujar dia.<br /><br />Indonesia, ia menambahkan, saat ini membutuhkan pendekatan teknologi agar kualitas sumber daya manusia menjadi inovatif dan kreatif.<br /><br />Muji Widodo, wakil dari Kepala Divisi Talenta PLN Pusat, secara nasional ada seribu orang guru SMK se-Indonesia yang mengikuti pelatihan serupa.<br /><br />"Diharapkan, setelah guru diberi pendidikan ini, maka anak didik juga akan mendapatkan pemahaman yang sama," kata Muji Widodo.<br /><br />Kalbar merupakan provinsi terakhir yang mengirim guru ke Pusdiklat PLN Pusat di Bogor, Jawa Barat.<br /><br />Kepala Pusdiklat PLN Pusat, Ratno Wibowo menambahkan, selama ini guru hanya mendapatkan pengetahuan reguler yang disampaikan ke murid.<br /><br />"Dengan melihat langsung ke pusat pembangkit, mereka akan mengetahui proses-proses mulai dari membawa batu bara sampai listrik dialirkan ke konsumen," kata Ratno Wibowo.<br /><br />Selain itu, ada dampak ikutan ke anak didik di daerah masing-masing. "Kualitas anak didik meningkat, dan bisa bersaing dengan negara lain," ujar Ratno Wibowo. <strong>(phs/Ant)</strong></p>