PLN Pontianak Akan Tambah Dua Mesin Pembangkit

oleh

Perusahaan Listrik Negara Cabang Pontianak berencana menambah dua unit mesin pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan listrik di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat dan daerah sekitarnya. <p style="text-align: justify;">"Kami berencana menambah satu unit mesin sewaan dengan daya 15 mega watt pada Juli dan satu unit lagi dengan daya 20 mega watt pada Agustus," kata Manajer Teknik PLN Wilayah Kalbar, Andreas Heru Sumaryanto di Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia menjelaskan, rencana tersebut, berkaitan dengan kerusakan pada satu mesin sewaan yang mengakibatkan pemadaman listrik dalam beberapa minggu ini.<br /><br />"Aliran listrik akan kembali normal pada 30 Juni 2012 karena perbaikan terhadap satu unit mesin dengan daya 9 mega watt yang rusak akibat angin kencang minggu lalu sudah selesai," ujarnya.<br /><br />Saat ini, kata dia, PLN Pontianak masih memiliki lima mesin sewaan dengan daya masing-masing 50 mega watt.<br /><br />Dalam kesempatan itu, dia membantah pemadaman listrik akibat dari kurangnya pasokan bahan bakar, sebab yang terjadi adalah ada perbaikan mesin pembangkit listrik.<br /><br />Menurut dia, hingga saat ini sistem kerja PLN Pontianak juga terinterkoneksi bagi aliran listrik di wilayah Kabupaten Pontianak, dan Kota Singkawang, dengan total daya listrik mencapai 209 mega watt.<br /><br />Beban puncak listrik di Kota Pontianak berkisar 202 MW, sementara daya terpasang 205 MW. Selisih antara beban puncak dan daya terpasang 3 MW sangat tipis sehingga kalau terjadi gangguan dapat mengganggu pasokan ke pelanggan.<br /><br />Ia berharap, masyarakat ikut berhemat dengan mengurangi pemakaian 40 watt untuk tiap rumah tangga. "Kalau ada 200 ribu rumah tangga yang berhemat, ada 10 MW yang bisa dihemat," kata Andreas. <strong>(phs/Ant)</strong></p>