Home / Tak Berkategori

PLN Tambah Listrik Singkawang 15 Mw

- Jurnalis

Senin, 12 Desember 2011 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Wilayah Kalimantan Barat akan menambah mesin pembangkit berkapasitas 15 Mega Watt (MW) untuk memperkuat pasokan energi listrik di wilayah Kota Singkawang dan sekitarnya. <p style="text-align: justify;">"Mesin yang digunakan asalnya sewa, bukan milik PLN sendiri," kata Manajer Teknik PLN Wilayah Kalbar, Andreas Heru Sumaryanto, di Pontianak, Senin.<br /><br />Menurut dia, mesin yang akan disewa itu jumlahnya sekitar lima unit. Hal itu, ujar dia, berdasarkan perkiraan satu unit mesin berkapasitas tiga MW.<br /><br />"Kalau untuk langsung membangun yang berskala besar, terbatas oleh anggaran dan waktu sementara kebutuhan listrik di Singkawang dan sekitarnya, tinggi," kata Andreas Heru.<br /><br />Ia menambahkan, saat ini pasokan listrik untuk Kota Singkawang dan sekitarnya seperti Pemangkat, Tebas, Selakau dan Bengkayang berasal dari Pontianak.<br /><br />Ia menjelaskan, dalam satu hari, rata-rata sekitar 20 MW energi listrik yang dikirim ke Singkawang dan sekitarnya dari PLN Kapuas.<br /><br />"Dari segi teknis, kondisi ini rawan kalau terjadi gangguan," ujarnya.<br /><br />Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu terjadi gangguan di saluran transmisi 150 KV di Pontianak karena terkena layang-layang berkawat.<br /><br />Akibatnya, kata Andreas Heru, terjadi padam listrik di sebagian besar wilayah Pontianak.<br /><br />"Pasokan ke Singkawang pun terputus sebesar 20 MW karena untuk memulihkan sistem secara keseluruhan, Kota Pontianak lebih diutamakan," katanya.<br /><br />Ia berharap, kalau pasokan 15 MW tersebut disediakan di Singkawang, akan lebih menjamin keandalan pelayanan di wilayah itu.<br /><br />"Selain juga untuk memperbaiki kualitas tegangan di Pemangkat, Bengkayang, Singkawang dan sekitarnya karena jarak dari Pontianak ratusan kilometer," kata Andreas Heru.<br /><br />Mesin pembangkit tersebut menggunakan bahan bakar marine fuel oil (MFO) yang harganya lebih murah dibanding solar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru