PLTGB untuk Kejar Rasio Elektrifikasi

oleh
oleh

Sempat mengalami kendala terkait kelayakan lingkungan, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Batubara (PLTGB) Sintang dilanjutkan di lokasi baru di Menyurai, rasio elektrifikasi akan dikejar dan diharapkan bisa didukung penuh oleh masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. <p style="text-align: justify;"><br />“Istilahnya sekarang kita sudah ulang tahun kontrak pembangunan PLTGB, karena kontraknya sudah tahun lalu, tetapi masih belum dibangun-bangun, sementara daerah lain di Kalbar sudah mulai realisasi,” kata Suharman, Manajer PT PLN (Persero) Ranting Sintang kepada wartawan belum lama ini. <br /><br />Kalau yang sekarang terkendala lagi kata Suharman, bisa saja PLTGB untuk Sintang ini dipindahkan ke kabupaten lain.<br /><br />“Kita juga yang rugi dan kalau seperti itu terpaksa kita tinggal menunggu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang diperkirakan baru operasional pertengahan tahun depan,” ujarnya<br /><br />Lokasi awal pembangunan PLTGB di sekitar Sungai Jemelak kawasan Jerora ditentang warga karena terlalu dekat dengan sungai dan mengancam kelestarian lingkungan setempat, akhirnya diputuskan dipindah ke teluk menyurai, tidak jauh dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada saat ini. <br /><br />Menurutnya, jika PLTGB selesai dibangun dan dioperasikan, maka masalah listrik di Sintang yang selama ini disuplai dari PLTD dan tidak jarang mengalami kendala sehingga harus dilakukan pemadaman bergilir sudah tidak ada masalah lagi.<br /><br />“Karena daya yang ada sekarang ditambah daya dari PLTGB nanti akan cukup memenuhi kebutuhan listrik di Sintang, saya yakin listrik kita aman dari pemadaman bergilir,” yakinnya.<br /><br />Ia mengatakan daftar tunggu untuk pemasangan baru di Sintang ini cukup tinggi mengingat pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Sintang yang cukup pesat.<br /><br />“Kalau PLTGB terbangun, maka kami akan mengejar target pemasangan 8200 sambungan baru dan untuk itu juga kami akan membangun jaringan baru,” tukasnya.<br /><br />Pemasangan sambungan baru ini menurutnya untuk mengejar rasio elektrifikasi di Sintang diatas 50 persen dimana saat ini rasio eletrifikasi atau jumlah bangunan yang teraliri listrik baru mencapai 40 persen.<br /><br />“Rasio elektrifikasi di Sintang ini masih rendah, PLTGB dibangun untuk meningkatkan rasio itu dan kami sangat berharap dukungan semua pihak  agar proses pembangunan ini bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya.<br /><br />Bahkan kata dia ketika PLTU sudah mulai operasioal nanti, diharapkan rasio elektrifikasi di Sintang bisa mendekati angka 100 persen terutama pada daerah-daerah yang terjangkau jaringan.<br /><br />“Untuk daerah yang tidak terjangkau jaringan, kami akan upayakan mencarikan program lain misalnya dengan listrik tenaga surya atau memanfaatkan potensi lainnya, artinya PLN sekarang sangat serius untuk mengejar rasio eletrifikasi di negeri ini bisa mencapai 100 persen,” ucapnya.<br /><br />Ia menambahkan, untuk stok BBM bagi kebutuhan PLTD saat ini cukup hingga beberapa hari mendatang.<br /><br />“Untuk selama Ramadhan, BBM kita cukup dan kerusakan pada mesin sudah kami upayakan perbaikan segera, mudah-mudahan selama ramadhan mendatang listrik kita aman,” tukasnya.<br /><br />Sedangkan untuk program tambah daya gratis bagi daya diatas 900, ia mengatakan pihak PLN memperpanjangnya hingga Desember mendatang.<br /><br />“Silakan datang ke kantor kami jika ingin menambah daya karena penambahan daya gratis diperpanjang,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>