Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah tahun ini akan membagikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk masyarakat di 32 desa tertinggal di daerah mereka. <p style="text-align: justify;">"Tahun ini ada 32 desa yang akan mendapat bantuan PLTS, tapi jumlahnya saya tidak hafal karena jumlah PLTS yang diterima di tiap desa berbeda-beda," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kotim, Fajrurrahman di Sampit, Selasa.</p> <p style="text-align: justify;">Program ini dananya dari APBD Kabupaten Kotim dengan sasarannya adalah desa tertinggal dan sangat tertinggal yang belum tersentuh jaringan listrik.</p> <p style="text-align: justify;">Tidak hanya itu, tahun ini Kotim juga mendapat bantuan 100 unit PLTS dari pemerintah pusat dan provinsi. Daerah yang tahun ini mendapat bantuan tersebut adalah Desa Tumbang Koling Kecamatan Cempaga Hulu.</p> <p style="text-align: justify;">Kabar menggembirakan lainnya, usulan pembangunan jaringan listrik di tiga lokasi yang sebelumnya diusulkan Kotim, juga disetujui pemerintah pusat dan rencananya direalisasikan tahun ini. Dia berharap bantuan ini dapat mengurangi kesulitan masyarakat di pedalaman, khususnya dalam hal energi.</p> <p style="text-align: justify;">�Pemasangan jaringan listrik itu di tiga lokasi, salah satunya di Desa Tanah Mas. Nanti pemasangan jaringan dan instalasi listrik ke rumah warga itu gratis, jadi warga tinggal bayar biaya pemakaian listriknya saja. Ini semua dari dana APBN. Sebelumnya kita mengusulkan ke Satker Listrik Perdesaan, kemudian disetujui dan rencananya direalisasikan tahun ini,� timpal Fajrurrahman.</p> <p style="text-align: justify;">Diakuinya, saat ini masih banyak desa di Kabupaten Kotim yang belum terjangkau jaringan listrik. Untuk desa yang lokasinya jauh dari jaringan listrik PLN, maka diupayakan bantuan dengan pengadaan PLTS. �Sementara itu untuk desa yang lokasinya tidak jauh dari jaringan listrik PLN maka bantuan yang diupayakan berupa pembangunan jaringan agar bisa tersambung pasokan listrik dari PLN,� pungkasnya.</p> <p style="text-align: justify;">Sekadar diketahui, masalah kelistrikan memang menjadi perhatian masyarakat setempat. Selain masih banyak desa yang belum tersambung jaringan listrik, pasokan daya untuk listrik di perkotaan pun masih dikeluhkan. Pemadaman listrik oleh PLN masih sering terjadi akibat berbagai faktor, seperti kerusakan mesin dan jaringan hingga cuaca buruk yang paling sering menjadi penyebabnya.</p> <p style="text-align: justify;">PT PLN Ranting Sampit berharap penyambungan jaringan interkoneksi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan nantinya akan membantu agar pasokan listrik ke Kotim lebih aman. Apalagi, saat ini di sejumlah daerah di dua provinsi bertetangga ini sedang dibangun pembangkit listrik yang nantinya akan memperkuat pasokan daya ke pelanggan. <strong>(phs/Ant)</strong></p> <p style="text-align: justify;"> </p>

















