PMKRI Kapuas Hulu, Kecam Tindakan Bom Bunuh Diri di Katedral Makasar

oleh

KAPUAS HULU, KN – Menanggapi tindakan teror di Gereja Katedral Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Calon Cabang Kapuas Hulu, Yohanes Belen Wuwur menyatakan, peristiwa ini terjadi adalah bukti lemahnya negara memberantas tindakan teroris di Indonesia.

“Peristiwa mengenaskan dan tidak berprikemanusiaan ini menjadi catatan panjang sejarah teror di Nusantara namun masih saja terus marak terjadi karna memang negara melalui lembaga terkait masih lemah dalam mengatasi “

Yance Wuwur mengatakan bahwa PMKRI CC Kapuas Hulu mengecam keras atas tindakan tidak berprikemanusiaan ini dan berharap Negara dalam hal ini pihak berwajib untuk dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dan harus usut sampai tuntas karna tindakan ini sangat sensitif.

“PMKRI Kapuas Hulu jelas mengecam keras peristiwa ini, apalagi terjadi saat umat kristiani sedang menjalankan hari raya keagamaan, motif teror yang sangat sensitif. Negara jangan lengah karna bisa jadi ada oknum yang memanfaatkan untuk tujuan tertentu. Oleh karena itu sekali lagi pihak keamanan harus benar-benar profesional dalam mengusut tuntas masalah ini sampai ke akar-akarnya”, Ketua Presidium PMKRI Kapuas Hulu.

Yanche Wuwur juga mengharapkan, kejadian di Makassar ini tidak sampai terjadi lagi di tempat lain terutama di Kabupaten Kapuas Hulu.

“PMKRI berharap kejadian serupa tidak terjadi di tempat lain khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Oleh karena itu Pemerinta melalui Pihak keamanan Kabupaten Kapuas Hulu harus lebih maksimal dalam menjalankan tugas pengawasan. Khususnya lebih memperketat penjagaan di Gereja-Gereja yang sedang menjalankan hari raya keagamaan”

Lanjut Yanche, “Sebagai organisasi pergerakan PMKRI CC Kapuas Hulu siap bekerja sama dengan pihak yang berwajib untuk turun kelapangan dan bersama mengawal di gereja-gereja dan memastikan umat aman dalam menyambut hari raya Paskah “

“Himbauan juga kepada masyarakat, kepada kita semua, jangan takut atau panik atau terprovokasi dengan kejadian ini, untuk saat ini kita percayakan kepada pihak berwajib untuk bisa menjalankan tugasnya, kita hanya mengawal semoga pihak berwajib bisa profesional dalam menjalankan tugas mereka”. Tegas Yance.

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI CC Kapuas Hulu Rosinta menambahkan,“Halini tidak bisa dibiarkan dan ini harus di usut secara tuntas oleh semua pihak yang berwajib, apalagi sebentar lagi seluruh umat kristiani akan melaksanakan hari Raya Paskah, yang mana nanti di dihari raya paskah ini tentunya banyak sekali umat yang akan datang ke Gereja untuk merayakannya, semoga pihak keamanan nantinya bisa lebih memperketat penjagaan di Gereja-Gereja yang sedang menjalankan ibadat hari Raya Paskah, sehingga umat tidak merasa was-was atau takut”. tutup Rosinta. (YB)