PNPM Harus Berpihak Ke Warga Miskin

oleh

Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Achmad Yuliansyah meminta Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) tahun 2012 berpihak kepada masyarakat miskin di pedalaman. <p style="text-align: justify;">"Untuk itu PNPM Mandiri Pedesaan sebagai salah satu program penanggulangan kemiskinan merupakan program yang harus menerapkan prinsip transparansi, keberpihakan kepada masyarakat miskin, partisipatif, akuntabilitas dan berkelanjutan," kata Achmad Yuliansyah pada seminar lokarkarya DPRD dan SKPD PNPM-MP di Muara Teweh, Kamis.<br /><br />Menurut Yuliansyah, program ini telah mampu memberikan pembelajaran kepada masyarakat, sehingga mereka mampu mengelola secara mandiri pembangunan desa dan meningkatkan partisipasi warga dalam perencanaan sampai dengan pelaksanaan pembangunan desa yang berbasis sumber daya lokal.<br /><br />PNPM-MP juga merupakan program yang menerapkan pola pembangunan baru, yakni dari, oleh dan untuk masyarakat. Dalam suatu kegiatan diperlukan tahapan perencanaan yang begitu terperinci sampai dengan tahap pelaksanaannya.<br /><br />"Sehingga diharapkan dapat menghasilkan suatu rencana pembangunan desa yang efektif, efisien dan berdampak besar pada kepentingan orang banyak," katanya.<br /><br />Yuliansyah mengatakan, Pemkab Barito Utara melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) setempat sebagai leading sektor, telah melaksanakan kegiatan PNPM-MP selama enam tahun berturut-turut yang diawali sejak tahun 2007.<br /><br />Kegiatan itu dengan lokasi dan alokasi dana bervariasi sesuai dengan kesepakatan komitmen partispasi antara Pemkab dan DPRD Barito Utara dalam rangka pembiayaan PNPM mandiri perdesaan.<br /><br />"Kepada semua pihak untuk bersama-sama melaksanakan program dimaksud secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara pada khususnya, guna mengurangi masalah kemiskinan yang masih menjerat sebagian masyarakat," kata Yuliansyah. <strong>(das/ant)</strong></p>